TPS di Jogja Dijaga Hampir 7.000 Polisi

Petugas kepolisian mengamankan surat suara di Gudang KPU Kulonprogo, Kecamatan Wates, Senin (11/3/2019).-Harian Jogja - Fahmi Ahmad Burhan
15 April 2019 18:37 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Kepolisian Daerah (Polda) DIY menerjunkan sebanyak 6.688 personel untuk mengamankan seluruh tempat pemungutan suara (TPS) pada pelaksanaan pemilu 17 April nanti.

“Jadi, hari ini kami lakukan pergesaran pasukan dari Polda DIY supaya nanti mereka membackup polres maupun polsek dan TPS yang tersebar di DIY, intinya pasukan ini untuk pengamanan pelaksanaan pemungutan hingga penghitungan suara,” kata Kapolda DIY Irjen Pol Ahmad Dofiri seusai Apel Serpas PAM Pemilu 2019 di Halaman Mapolda DIY, Senin (15/4/2019).

Lebih lanjut, Kapolda menjelaskan, selain 6.688 personel polisi, pihaknya juga mendapat bantuan BKO (Bantuan Kendali Operasi) dari 1.600 personel TNI dan ditambah sebanyak 30.203 personel dari Linmas.

“Seluruh personel nantinya akan ditempatkan untuk mengamankan total 11.780 TPS yang ada di DIY,” tambah dia.

Kapolda mengatakan, pihaknya akan fokus pada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada saat pemungutan dan penghitungan suara dengan pola pengamanan yang sudah disiapkan.

“Karena pada saat pemungutan dimungkinkan ada orang yang menghalang-halangi ataupun mengganggu. Termasuk juga money politic, dan lebih penting adalah gangguan kamtibmas, juga aksi teror," ujar dia.

Selain itu, Dofiri mengatakan, pihaknya sudah memetakan dari 11.780 TPS di DIY, delapan TPS dinilai sangat rawan. Delapan TPS tersebut ada di wilayah hukum Polresta Jogja. Namun, ia tidak menyebutkan secara spesifik TPS mana saja.

“Kerawanan berdasarkan sejumlah faktor. Di antaranya bisa karena basis antarpendukung yang sama-sama kuat. Hal itu dibuktikan dengan sebelumnya sempat ada gesekan di wilayah tersebut. Selain yang bertugas di situ, anggota yang patroli juga akan mempertebal keamanan di TPS tersebut,” kata dia.