Top Ten News Harianjogja.com Edisi Senin 21 September 2026
Top Ten News Harianjogja.com Senin 21 September 2026 membahas MBG, kesehatan, sampah, pupuk, harga emas, olahraga hingga KAI.
Salah satu stan Taiwan Higher Education Fair di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (24/3/2019). /Ist-Humas UMY.
Harianjogja.com, BANTUL--Pengelola perguruan tinggi di Taiwan menyatakan biaya kuliah di negara itu tergolong murah dibandingkan dengan sejumlah negara lain. Taiwan juga memberikan banyak peluas beasiswa bagi calon mahasiswa Indonesia. Peluang itu tersaji dalam Taiwan Higher Education Fair di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Rabu (24/3/2019).
Dean of International College Asia University Ying Huei Chen mengatakan pameran pendidikan Taiwan yang digelar di UMY menjadi peluang bagi generasi muda untuk berkuliah di negaranya. Ia menegaskan biaya pendidikan di Taiwan jauh lebih murah dibandingkan negara lain. Selain itu ada sejumlah beasiswa yang disediakan bagi calon mahasiswa asal Indonesia. Pelajar asal Jogja sendiri sudah tergolong banyak yang menempuh pendidikan di Taiwan.
"Biaya studi di Taiwan sangat murah, biaya setahun pendidikan di Australia bisa dipakai di Taiwan sampai tiga tahun. Biaya setahun di Singapura bahkan bisa dipakai tujuh tahun di Taiwan," terang dia dalam rilisnya, Rabu (24/4/2019).
Pihaknya menjamin kualitas pendidikan di negaranya karena para pengajar merupakan lulusan doktor dari Eropa, Jepang dan sejumlah negara lainnya. Paling penting, kata dia, Pemerintah Taiwan melalui kebijakannya sangat bersahabat dengan muslim. Sehingga mahasiswa asal Indonesia tak perlu khawatir. Di Taiwan banyak restoran secara khusus yang halal serta menyediakan Masjid dan Musala di berbagai tempat.
"Mahasiswa juga akan mendapatkan asuransi, ada jaminan kehidupan kami sangat dekat dengan muslim, banyak pekerja di Taiwan semua stasiun disediakan Musala," ujarnya.
Rektor UMY Gunawan Budiyanto menambahkan, kegiatan pameran itu sudah kedua kalinya digelar di UMY yang sebelumnya pada 2017. Saat ini ada 15 institusi pendidikan dari Taiwan yang ikut, mereka menawarkan fasilitas ramah muslim di setiap universitas serta biaya kuliah plus biaya hidup yang terjangkau sekitar Rp2,1 juta per bulan. Hal itu tentu menjadi kabar baik bagi mahasiswa di Yogyakarta terutama warga Muhammadiyah untuk mendapatkan manfaat dari kolaborasi dua negara.
Ia mengatakan Pemerintah Taiwan menyediakan banyak beasiswa salah satunya untuk mahasiswa Indonesia baik itu di tingkat vokasi, sarjana, dan pascasarjana. Taiwan Higher Education Fair bisa menjadi peluang bagi generasi muda untuk mendapatkan kesempatan menempuh pendidikan tinggi dengan kualitas yang baik. “Biaya kuliahnya juga murah, begitu juga biaya hidup yang murah. Universitas di sana juga memiliki restoran halal dan banyak tempat ibadah [musala] di kampus. Jadi mereka sangat memperhatikan muslim di sana,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Harianjogja.com Senin 21 September 2026 membahas MBG, kesehatan, sampah, pupuk, harga emas, olahraga hingga KAI.
Stasiun Lempuyangan Jogja bakal khusus penumpang. Angkutan barang dipindah ke Brambanan, dengan akses lokal, KRL, dan jarak jauh dipisahkan.
Mural di Patangpuluhan Jogja menjadi ruang kreativitas anak muda untuk menyuarakan isu lingkungan, budaya, sosial, hingga ekonomi kreatif.
BBMKG memperingatkan potensi air laut pasang di Bali pada 26-30 September 2026. Warga pesisir diminta waspada terhadap dampaknya.
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.