Perempuan Sleman Dinilai Berpengaruh Masif untuk Pembangunan

Ilustrasi aktivitas pembatik perempuan. - Harian Jogja/Hafit Yudi Suprobo
24 April 2019 20:02 WIB Hafit Yudi Suprobo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Peran wanita di era Revolusi Industri 4.0 dinilai berpengaruh masif dalam aspek pembangunan, tak terkecuali di Kabupaten Sleman.

Bupati Sleman, Sri Purnomo, menuturkan dari segi kuantitas, saat ini di Kabupaten Sleman kurang lebih 50% dari jumlah penduduk Sleman merupakan wanita. Sedangkan dari segi kualitas, lanjut Sri Purnomo, wanita juga tidak kalah bersaing. Hal tersebut dapat dilihat dari eksistensi wanita dalam menjadi bagian dari pembangunan di Bumi Sembada.

“Saat ini kalau jumlah ASN di Kabupaten Sleman sebanyak 8000 lebih, jumlah wanita lebih banyak. Seperti beberapa waktu lalu ASN yang mengisi formasi Guru dan Kesehatan lebih banyak wanita,” kata Bupati saat menghadiri kegiatan puncak peringatan Hari Kartini 2019 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Rabu (24/4/2019).

Dari kondisi tersebut, dapat diartikan bahwa peran dan posisi perempuan saat ini khususnya di Kabupaten Sleman memiki kesempatan yang sama untuk bersaing dalam berbagai sektor.

Karena itu, Bupati menilai peringatan Hari Kartini yang mengusung tema Perempuan Indonesia Di Era Revolusi Industri 4.0, Kritis, Kreatif, dan Tangguh Menuju Ketahanan Keluarga kali ini menjadi sangat relevan dengan kondisi yang ada.

Selain itu, dia juga berpesan di hadapan tamu undangan yang sebagian besar merupakan anggota Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Sleman, agar menjadi wanita yang mampu bersaing dan berpikir kreatif namun juga tetap menjaga kodratnya yang melekat pada wanita yaitu salah satunya sebagai madrasah atau sekolah pertama bagi pendidikan anak dalam mewujudkan generasi terbaik.

Dalam acara tersebut Pemkab Sleman yang bekerja sama dengan Baznas Sleman, Bank Sleman, dan PDAM Sleman menyerahkan sejumlah penghargaan dan bantuan terhadap anak dan keluarga tidak mampu berupa modal usaha bagi kelompok industri rumahan dan serta 20 unit sepeda.

Wakil Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Sleman, Endang Setyowati, memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya. Di antaranya adalah donor darah pada 4 April lalu yang diikuti oleh lima organisasi wanita yang ada di Sleman.

“Kegiatan lainnya adalah Ibu Menyapa yang berupa kunjungan ke panti asuhan pada 12 April; temu partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) pada 15 April,” ucap dia.

Endang berharap peringatan Hari Kartini tahun ini dapat menumbuh kembangkan kemampuan perempuan untuk memperjuangkan keadilan dan kesetaraan gender.