Sambut Hari Jadi, Pemkab Sleman Gelar Lomba Tradisional

Ilustrasi permainan tradisional - JIBI
30 April 2019 20:57 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman kembali menggelar lomba permainan dan olahraga tradisional dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Sleman yang ke-103, Selasa (30/4/2019), di Lapangan Raden Ronggo, Kalasan.

Lomba ini merupakan lomba terakhir setelah sebelumnya dilaksanakan di Lapangan Denggung dan Godean. Diketahui bahwa pelaksanaan lomba tersebut dibagi tiga wilayah, yakni wilayah barat, tengah dan timur. Kecamatan Kalasan termasuk kedalam wilayah timur bersama dengan lima kecamatan lainnya, di antaranya Prambanan, Berbah, Cangkringan, Depok dan Berbah.

Ada lima cabang yang dilombakan, yaitu balap bakiak, balap egrang, gobak sodor, tarik tambang dan senam kreasi.

Kepala Dispora Kabupaten Sleman, Agung Armawanta, mengatakan bahwa kegiatan tersebut dimaksudkan untuk mempererat tali persaudaraan antar masyarakat. Menurutnya dalam permainan tradisional yang dilombakan tersebut sarat akan nilai-nilai luhur dalam bersosialisasi, seperti tolong-menolong dan membangun komunikasi.

“Ini baru pertama. Saya harap bisa diadakan lagi di tahun berikutnya. Jenis permainannya juga mungkin akan ditambah ya. Makanya setelah ini nanti akan kita evaluasi dulu, sehingga permainan tradisional dapat dikenal kembali oleh masyarakat di Kabupaten Sleman,” ujarnya.

Selain itu, Agung mengatakan bahwa permainan tradisional dapat digunakan sebagai sarana untuk mencegah dampak buruk dari perkembangan teknologi. Dia mengatakan bahwa dengan memainkan permainan dan olahraga tradisional, masyarakat akan mudah bersosialisasi dengan sesamanya.

“Jadi selain menyehatkan, olahraga tradisional ini juga menyenangkan. Ini juga melatih mereka bersosialisasi dengan teman-temannya,” tutup dia