Mitra Husada Bantu 322 Anak Yatim

Pemilik Praktek Dokter Mitra Husada, Tejo Katon (tengah) memberikan arahan saat acara pengajian dan pemberian santunan anak yatim piatu di klinik setempat, Rabu (1/5/2019). - Istimewa/Mitra Husada
02 Mei 2019 22:37 WIB Arief Junianto Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Praktek Dokter Mitra Husada memberikan santunan kepada 322 anak yatim piatu dan kaum duafa, Rabu (1/5/2019). Pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan kaum duafa tersebut menjadi upaya klinik tersebut untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadan 1420 Hijriah.

Pemilik Praktek Dokter Mitra Husada H. Tejo Katon mengungkapkan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dibarengkan dengan kegiatan pengajian. Adapun anak yatim piatu yang diundang berasal dari sejumlah panti asuhan, yaitu Panti Asuhan Abdul Alim Imogiri, Bantul; Panti Rumah Singgah Bumi Damai Kotagede, Kota Jogja; Panti dari Pakem, Panti Darul Yatama Blotan Wedomartani, dan Panti dari Kalasan, Sleman.

Selain itu sejumlah anak yatim piatu dan kaum duafa di sekitar praktek dokter tersebut, yakni Dusun Sono, Malangrejo, Kecamatan Ngemplak, Sleman juga diundang untuk menerima santunan.

"Aku dan pemelihara anak yatim akan berada di surga kelak. Begitulah sabda Rasullulah sebagaimana diriwayatkan Buchari. Dari hadis tersebut Nabi Muhammad memiliki perhatian yang besar pada anak yatim piatu. Dalam momen kali inilah menjadi kewajiban kami untuk turut berbagi," ujar Tejo melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (2/5/2019).

Selain pemberian santunan dan pengajian, di tempat layanan kesehatan itu juga berlangsung pemeriksaan gratis. Tejo memaparkan acara tersebut merupakan kegiatan rutin yang berlangsung setiap tahun, khususnya jelang Ramadan. "Ini sekaligus menjadi upaya kami untuk reuni kebaikan bersama adik-adik yatim piatu. Alhamdulillah hampir terkumpul dana dari donatur sebesar Rp96 juta, di samping beras, minyak goreng, gula pasir, mi instan, susu, teh, 400 paket gizi dan 400 bingkisan untuk adik-adik yatim piatu,” kata pria yang sehar-harinya bekerja di Kanwil Kemenag DIY tersebut.