KEBUTUHAN BBM RAMADAN: Penyaluran Pertamax Diprediksi Naik 20%

Ilustrasi petugas memindahkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di salah satu SPBU yang ada di Jakarta, beberapa waktu lalu./Bisnis Indonesia - Nurul Hidayat
06 Mei 2019 04:57 WIB Kusnul Isti Qomah Jogja Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Wilayah Jawa Tengah dan DIY memprediksi penyaluran selama Ramadan dan Idulfitri untuk produk bahan bakar minyak (BBM) jenis gasoline di DIY akan naik. Untuk Pertamax diprediksi meningkat 20%.

Unit Manager Comm & CSR Pertamina MOR IV Andar Titi Lestari menjelaskan rata-rata peningkatan mencapai 8%. Biasanya penyaluran mencapai 1.807 kiloliter (KL) per hari, dan pada Ramadan dan Idulfitri meningkat menjadi 1.950 KL setiap hari.

"Secara rinci, untuk produk Pertamax diprediksi akan naik sebanyak 20 persen, Premium 10 persen, dan Pertalite sebesar lima persen dari hari biasanya," jelas dia, Minggu (5/5/2019).

Berbeda dengan produk gasoline, untuk produk vasoil (Biosolar dan Dex series) diprediksi akan mengalami penurunan sebanyak 12% dari rata-rata harian normal yaitu dari 407 KL menjadi 356 KL. Salah satu produk gasoil yang akan mengalami penurunan tersebut adalah Biosolar yang turun sebanyak 14% setiap hari.

Andar menjelaskan penurunan penyaluran produk bahan bakar gasoil dikarenakan berkurangnya aktivitas industri selama Ramadan dan Idulfitri 1440 H. Meskipun diprediksi akan terjadi penurunan, tetapi Pertamina MOR IV tetap menyiapkan stok bahan bakar gasoil di terminal-terminal BBM yang ada di wilayah operasi Pertamina MOR IV.

Pasokan BBM ke masyarakat di Jawa Tengah dan DIY dipasok melalui tujuh Terminal BBM yaitu TBBM Semarang Group, TBBM Boyolali, TBBM Lomanis, TBBM Maos, TBBM Tegal, TBBM Cilacap dan TBBM Rewulu. Saat ini, Pertamina MOR IV telah menyiapkan kebutuhan stok dan penyaluran di seluruh TBBM tersebut. Selain itu, Pertamina MOR IV juga memastikan seluruh SPBU di DIY yang berjumlah 109 SPBU telah siap melayani masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan BBM menjelang Ramadan 1440 H.

Stok LPG Ditambah
Tak hanya memenuhi kebutuhan BBM, Pertamina juga menjamin ketersediaan LPG. Mengantisipasi lonjakan konsumsi LPG jelang Ramadan dan Lebaran 2019, PT Pertamina (Persero) MOR IV telah menyiapkan penambahan stok LPG PSO 3 kg di DIY sebesar 8% yaitu dari 356 Metric Ton (MT) menjadi 386 MT atau bertambah sebanyak 30 MT setiap harinya (setara 10.000 tabung LPG 3 kg).

"Selain itu, khusus produk LPG non- public service obligation [PSO], Pertamina juga telah menyiapkan penambahan stok harian untuk wilayah DIY sebanyak empat persen yaitu dari 78 MT menjadi 81 MT atau bertambah sebanyak tiga MT setiap harinya," jelas dia.

Andar menambahkan suplai utama LPG di wilayah Pertamina MOR IV berasal dari Refinery Unit IV Cilacap, Terminal LPG Tanjung Mas dan Depot LPG Cilacap. Selain itu, untuk mendukung penyaluran pada masa satgas Ramadan-Idulfitri, Pertamina MOR IV akan menambah outlet penjualan di beberapa SPBU dan modern outlet agar masyarakat mendapatkan kemudahan dalam memperoleh LPG.

“Melalui 53 agen PSO, 11 agen NPSO dan 5.965 pangkalan LPG yang tersebar di seluruh wilayah DIY, Pertamina MOR IV memastikan pelayanan penyaluran LPG di DIY menjelang Ramadan dinyatakan aman. Apabila masyarakat membutuhkan informasi terkait produk kami dan mendapati kendala dalam memperoleh LPG nonsubsidi, maka dapat menghubungi call center 1-500-000 nanti operator kami akan bantu untuk mengarahkan agen LPG nonsubsidi yang terdekat dengan lokasi anda," ujar Andar.

Pertamina MOR IV juga akan menyiagakan tim satgas Ramadan dan Idulfitri 1440 H yang bertempat di Kantor Cabang Pertamina MOR IV, Jl. Mangkubumi, Jogja. Satgas akan dimulai pada H-15 hingga H+15 Hari Raya Idulfitri 1440 H. Tim satgas Pertamina akan bertugas selama 24 jam demi memonitor dan memastikan ketersediaan energi (BBM dan LPG) di seluruh wilayah DIY.