Ketua DPD PDIP DIY Berharap Hasto Bisa Rangkap Jabatan

Hasto Wardoyo - Harian Jogja/Desi Suryanto
13 Mei 2019 21:17 WIB Abdul Hamied Razak Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DIY Bambang Praswanto mengharapkan Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo bisa merangkap jabatan apabila diangkat menjadi Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Bambang memperkirakan Hasto menjadi Kepala BKKBN hanya sampai 20 Oktober 2019, bersamaan dengan habisnya masa jabatan Presiden dan Wakil Presiden 2014-2019.

“Umumnya, jabatan tinggi di pemerintahan selesai bersamaan dengan berakhirnya masa jabatan presiden. Menteri-menteri dan pejabat lainnya akan demisioner. Jadi kalau dihitung itu sebenarnya sangat pendek, hanya sekitar lima bulan [Hasto menjabat],” katanya di Kantor DPD PDIP DIY, Senin (14/5/2019).

Sementara, proses untuk mengganti bupati juga tidak mudah dan membutuhkan waktu lama karena harus melalui pembahasan di internal partai hingga DPRD. “Jadi kalau saya usul sementara waktu biar dobel [jabatan] dulu, tidak ada salahnya,” kata Bambang

Menurut dia, hingga kini belum ada kepastian apakah Hasto akan tetap menjadi Kepala BKKBN setelah 20 Oktober. Bisa jadi, Hasto juga mendapat jabatan lain.

“Untuk menjaga stabilitas, seseorang menduduki jabatan dobel kurang dari enam bulan masih wajar,” ujarnya.

Bambang mengatakan secara formal Hasto belum melapor ke partai soal penunjukan dirinya sebagai Kepala BKKBN. Sebab, Hasto belum mendapatkan SK resmi dari Presiden Joko Widodo.

“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi dari presiden kepada beliau. Saya kira itu penghormatan yang tinggi atas prestasi yang diperoleh kader PDIP DIY,” katanya.

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo pada Senin pagi menemui Gubernur DIY Sri Sultan HB X di Gedung Wilis Kepatihan. Dia menjelaskan kabar pengangkatannya sebagai Kepala BKKBN.

“Saya sampaikan, saya itu belum terima. Saran Pak Gubernur, kami tidak komentar dulu karena memang belum terima SK. Jadi bukan berpamitan, belum ada SK,” kata Hasto.

Senin pagi tadi ketika berkunjung ke Malang, Presiden Joko Widodo mengakui penunjukan Hasto Wardoyo sebagai Kepala BKKBN. Menurut Jokowi, Hasto punya pengalaman dan latar belakang profesi sebagai dokter yang bisa dipakai untuk memimpin BKKBN.