Razia Karaoke Ilegal, Satpol PP Ciduk Gadis-Gadis Pemandu Lagu

Ilustrasi. - Antara
19 Mei 2019 13:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Aparat Satuan Polisi Pamong Praja, Kulonprogo merazia salah satu tempat karaoke ilegal di Desa Karangwuni, Kecamatan Wates, Sabtu (18/5/2019) malam. Sebanyak 10 wanita pemandu karaoke diamankan.

Kasi Pengendalian dan Operasi Satpol PP Kulonprogo, Sartono mengatakan razia ini dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kulonprogo Nomor 6/2015 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Dalam regulasi tersebut, disebutkan belum ada tempat karaoke ataupun tempat hiburan malam yang berizin di Kulonprogo.

"Maka dari itu kami razia dan kami beri pengertian kepada pemiliknya. Di samping itu razia ini juga dalam rangka menciptakan situasi kondusif selama bulan puasa," kata Sartono, Minggu (19/5/2019).

Dia mengatakan sebanyak 10 wanita pemandu karaoke yang terdiri dari lima orang asal Purworejo, empat dari Cilacap dan satu orang Wonosobo, masing-masing sudah di atas usia 17 tahun berhasil diamankan. Perempuan-perempuan tersebut kemudian digelandang ke Kantor Satpol PP Kulonprogo untuk dilakukan pembinaan dan menuliskan surat pernyataan tidak melakukan hal serupa.

"Setelah itu mereka boleh pulang, tapi satu hal yang pasti, tidak ada sidang tipiring karena ini bukan giat yudisial," ujarnya.