Kasus Perusakan Mobil Perangkat Desa, Korban Sempat Melihat Pelaku

Kondisi mobil milik korban yang dirusak oleh orang tidak dikenal. - Istimewa/Polsek Gamping
21 Mei 2019 14:47 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Aksi perusakan mobil terjadi di Dusun Jatisawit, RT.10/RW.25, Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman, Minggu (19/5/2019) sekitar pukul 00.35 WIB. Korban Giyono, 51, yang merupakan perangkat Desa Balecatur sempat memergoki pelaku perusak mobil.

“Minggu (20/5) sekitar pukul 00.35 WIB, saya sedang tidur, saya dikejutkan dengan suara kaca pecah. Saya kemudian keluar rumah dan melihat ada seorang laki-laki yang tidak dikenal sedang memecahi kaca mobil. Namun mukanya tidak jelas, karena memakai helm,” kata Giyono kepada Harianjogja.com, Senin (20/5/2019).

Ia mengatakan sempat teriak untuk memanggil warga sekitar, namun, mengetahui hal tersebut, pelaku langsung melarikan diri.

“Temannya satu sudah menunggu di motor, dan mereka langsung kabur berboncengan,” kata Kasi Kesejahteraan Desa Balecatur ini.

Ia pun tidak mengetahui secara pasti mengapa menjadi korban perusakan, sebab, sebelumnya ia tidak pernah mengalami teror.

“Saya tidak tahu masalahnya apa, kok bisa seperti ini. Saya juga sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gamping,” ujar dia.

Kanit Reskrim Polsek Gamping Iptu Tito Satria mengatakan akibat kejadian tersebut korban mengalami kerusakan pada kaca depan mobil toyota Innova nomor polisi AV 1486 UU serta kaca depan dan belakang mobil Suzuki Baleno nomor polisi AA 7038 NK pecah. Untuk kerugian diperkirakan sekitar Rp10 juta.

“Saat ini petugas sedang mencari dan mengumpulkan rekaman CCTV di seputaran TKP serta melakukan penyelidikan untuk menemukan identitas pelaku," tutup Iptu Tito.