ACT Berbagi 500 Susu Pertumbuhan bersama Anak-Anak PAUD

Anak-anak Paud Kedelai berfoto usai mendapatkan susu dari ACT DIY, persembahan dari SGM, Jumat (25/4/2019). - Ist/ACT DIY
25 Mei 2019 16:16 WIB MediaDigital Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Teriakan gembira mulai terdengar ketika tim dari ACT-MRI mulai mendekati PAUD Kedelai yang terletak di Dusun Jambu, Cangkringan, Sleman, Jum’at (24/5/2019).

Pasalnya yang mereka bawa ialah ratusan kotak yang berisi susu pertumbuhan untuk anak usia sekolah. Bahkan saat para relawan dari MRI sedang menurunkan puluhan box susu dari mobil, puluhan anak-anak langsung menyambut dengan antusias dan turut membantu membawa box susu dengan semangat.

Sejurus kemudian senyum-senyum anak-anak PAUD Kedelai pun mengembang serta diwarnai aksi berebut susu khas anak-anak.

“Aku mau, aku mau,” celoteh Alifiani, 4, salah satu anak didik PAUD Kedelai ketika para relawan ACT-MRI tengah sibuk membagi-bagikan susu persembahan dari SGM tersebut.

Setidaknya, sebanyak 500 susu pertumbuhan untuk anak usia sekolah dibagi-bagikan kepada anak-anak PAUD untuk menambah nutrisi, selain di PAUD Kedelai pembagian susu juga dilakukan di PAUD Dusun Besalen dan di Dusun Monggong, Cangkringan.

Pengurus PAUD Kedelai dan Posyandu di Dusun Jambu, Yatmi, 45, turut berbahagia karena anak-anak didiknya mendapatkan pembagian susu secara gratis.

“Terimakasih Mbak dan Mas sudah memberikan susu buat anak-anak, Alhamdulillah anak anak jadi senang, semoga bantuan ini dapat bermanfaat sebagai perbaikan gizi untuk anak-anak kami” ujarnya.

Di saat yang sama Koordinator Program ACT DIY, Kharis Pradana menyampaikan, hadirnya pembagian susu yang dipersembahkan oleh SGM ini diharapkan dapat memberikan nutrisi terbaik dan dapat menimbulkan budaya minum susu untuk anak-anak agar lebih sehat dan semangat untuk bersekolah.

“Pembagian susu di Dusun Cangkringan merupakan pembagian tahap pertama, yang selanjutnya akan dibagikan susu pertumbuhan untuk anak usia sekolah untuk negeri ke beberapa PAUD dan Panti Asuhan di Kota Jogja, Bantul, Gunungkidul serta Kulonprogo,” ujar Kharis.