Ngargosari Maju ke Lomba Desa Tingkat DIY

Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo, dan Dandim 0731/Kulonprogo, Letkol Inf Dodit Susanto, secara simbolis mengecor perdana proyek corblok jalan di Desa Ngargosari, Kecamatan Samigaluh, Selasa (26/2/2019).-Harian Jogja - Ist
25 Mei 2019 11:07 WIB Fahmi Ahmad Burhan Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Desa Ngargosari, Kecamatan Samigaluh mewakili Kulonprogo untuk mengikuti Lomba Desa dan Kelurahan tingkat DIY. Lomba tersebut menjadi tolok ukur keberhasilan program pembangunan desa.

Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo mengungkapkan di Kulonprogo peran desa sangat strategis untuk mewujudkan visi misi Pemerintah Kabupaten. Dengan diikutsertakannya Ngargosari, bisa menjadi bagian dari tolok ukur capaian pemerintah desa dalam menjalankan pembangunan di desa.

Berbagai program di desa diupayakan bisa sejalan dengan visi misi Pemkab. “Seperti dengan penguatan program Bela-Beli di desa. Dikuatkan program Bela-Beli untuk kesejahteraan masyarakat Kulonprogo,” paparnya, Rabu (22/5/2019).

Verifikasi lapangan terhadap Ngargosari sudah dilakukan tim verifikasi pada Rabu lalu. Verifikasi tersebut dilakukan di sejumlah titik di Ngargosari, meliputi Balai Desa Ngargosari, Kelompok Wanita Tani, Peternak Kambing PE, budi daya kambing gibas, usaha mikro kecil menengah dan pariwisata kebun teh Tritis.

Ketua Tim Verifikasi DIY sekaligus Kepala Biro Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah DIY, Maladi, mengatakan kegiatan verifikasi lapangan merupakan upaya melihat jalannya pembangunan di Ngargosari.

Verifikasi dilihat dari berbagai aspek, seperti aspek pemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan, penguatan ekonomi, otonomi, kelembagaan dan kesehatan. “Hendaknya kegiatan verifikasi jangan hanya dipandang sebagai kegiatan untuk meraih juara. Namun, sebagai bentuk kesempatan mendapatkan pembinaan dalam memajukan dan menyejahterakan masyarakat,” ungkapnya.

Tujuan digelarnya Lomba Desa dan Kelurahan sebagai upaya mengevaluasi jalannya pembangunan di desa. Bukan hanya mengukur keberhasilan aparatur desa dan kelurahan bersama masyarakat dalam membangun wilayahnya tetapi juga sebagai tolok ukur sejauh mana keberhasilan program pembangunan yang dilakukan oleh desa.