UMY, UMS, dan UNDIP Luncurkan SIGUMI untuk Mitigasi Bencana di Kawasan Wisata
UMY, UMS, UNDIP, dan MDMC meluncurkan SIGUMI di Karangasem untuk memperkuat komunikasi risiko bencana di kawasan wisata rawan bencana.
Penyerahan bantuan oleh Hotel tentrem./Ist
Harianjogja.com, JOGJA- Rona bahagia terpancar di wajah senja eyang kakung dan putri penghuni Wisma Kasepuhan Wahyun Asror Yogyakarta, pada momen silaturahmi bersama staf dan manajemen Hotel Tentrem Yogyakarta, Selasa (28/5) lalu. Tak hanya berkunjung, Hotel Tentrem Yogyakarta juga membersihkan Panti Jompo tempat tinggal para eyang, berbagi kebahagiaan melalui serangkaian acara, dan memberikan santunan.
Acara dibuka dengan membersihkan lingkungan Wisma Kasepuhan Wahyun Asror. Mulai dari mengepel seluruh ruangan, membersihkan kamar mandi, merapikan tanaman dan rumput, sampai mengganti seprei, mengganti handuk dan alat mandi. Sebagian staf terlihat mendampingi para eyang selama kamar mereka dibersihkan, berbagi cerita tentang keluarga dan perjuangan hidup mereka.
Sembari menunggu waktu buka puasa, sebanyak 22 eyang kakung dan putri diajak untuk bernyanyi bersama dan bercerita. Usia senja tak memudarkan semangat mereka untuk mendendangkan lagu kesayangan.
Di bulan yang suci ini doa sarat dilantunkan, tak terkecuali oleh para lansia. Suasana berubah haru ketika mereka mengungkapkan doa dan harapan mereka pada momen Balon Harapan. Dibantu oleh staf Hotel Tentrem Yogyakarta, doa dan harapan dituliskan pada secarik kertas dan diikatkan pada balon.
Harapan itu antara lain; “Semoga anak cucu menjadi orang yang besar dan tidak mudah menyerah”. Mugi-mugi urip tentrem”. “Ingin sehat dan tidak merepotkan orang lain”. “Semoga lebih sering dijenguk anak”.
“Anak saya ada disini, tapi tidak pernah menjenguk, mungkin malu ibunya sekarang sudah tua dan tidak bisa jalan," ujar eyang Siti, salah satu penghuni Wisma Kasepuhan Wahyun Asror. Tak hanya para lansia, pengurus panti dan staf Hotel Tentrem Yogyakarta juga menuliskan harapan mereka dan mengikatkannya pada balon. Momen haru berangsur menghilang ketika para peserta menerbangkan balon ke udara.
“Menerbangkan balon adalah simbol doa yang kita panjatkan, sekaligus melambangkan keihklasan dan kesiapan. Dalam hidup ini, kita tahu dan siap, kapan melepaskan atau mempertahankan hal-hal yang selama ini kita pegang atau kita harapkan”, ujar Suprapti Suprobo, Executive Assistance Manager Hotel Tentrem Yogyakarta.
Hotel Tentrem Yogyakarta memberikan santunan berupa matras decubitus, tabung oksigen, dan kebutuhan sehari-hari seperti seprei, handuk, alat mandi pribadi, popok lansia, obat-obatan dan multivitamin, sarung dan pakaian. Secara simbolis, santunan diterima oleh Suyanta, Ketua Yayasan Madania dan Eko Wahyuni, pemilik Yayasan Madania, tempat Wisma Kasepuhan Wahyun Asror bernaung.
“Tak hanya anak, orang tua juga sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Saat dewasa, kita sering lupa pada orangtua yang membesarkan dan menjadikan kita seperti sekarang. Acara ini kami persembahkan bagi orangtua yang hebat dan kuat, yang diwakili oleh para eyang yang ada di sini. Kita semua akan menjadi tua nantinya, semoga hal itu tidak menghalangi kita untuk terus membagikan inspirasi dan kasih sayang satu sama lain," kata Suprapti Suprobo saat menutup acara dengan bersama-sama menyantap hidangan buka puasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UMY, UMS, UNDIP, dan MDMC meluncurkan SIGUMI di Karangasem untuk memperkuat komunikasi risiko bencana di kawasan wisata rawan bencana.
Pemerintah belum menetapkan karhutla sebagai bencana nasional. Menko Polkam Dudung Abdurachman menyebut penanganan masih mampu dilakukan.
Timnas Indonesia U15 masuk Grup G Piala Dunia dan Festival U15 FIFA 2026 di Azerbaijan pada 22–30 Oktober bersama lima negara lainnya.
Polisi mendalami peran delapan orang usai penggerebekan MP Club Pekanbaru. Sebanyak 63 dari 68 orang yang diamankan positif narkotika.
Bedah buku Pilar-Pilar Pemberdayaan Masyarakat Desa di Potorono, Bantul, membahas optimalisasi potensi kalurahan melalui BUMKal, tanah kas desa, pertanian, dan
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 13 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi MPP, SIMENOR, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM.