Duh...Puluhan PNS di Gunungkidul Bolos Kerja Seusai Lebaran

Ilustrasi PNS. - JIBI
10 Juni 2019 18:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Pemkab Gunungkidul di hari pertama kerja pasca-Lebaran tidak melakukan inspeksi mendadak kehadiran para pegawai. Pasalnya, pemantauan dilakukan melalui aplikasi mobile absensi (mobsi).

Hasil dari pemantauan terdapat 64 PNS yang tidak masuk kerja di hari pertama setelah liburan. Adapun rinciannya, 24 pegawai tidak masuk tanpa keterangan dan sisanya sebanyak 40 pegawai izin tidak masuk dengan alasan mulai dari sakit hingga dinas ke luar kota.

Kepala Sub Bidang Status dan Kedudukan Pegawai, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Gunungkidul, Sunawan mengatakan, di hari pertama kerja setelah lebaran belum semua PNS di lingkup pemkab masuk kerja. Pasalnya, untuk guru dan TU sekolah masih libur. Oleh karenanya dari 8.611 pegawai yang wajib masuk sebanyak 3.819 orang. Namun hasil pendataan dari mobsi, yang masuk sebanyak 3.755 pegawai dan yang tidak masuk ada 64 pegawai yang absen.

“24 pegawai tidak masuk kerja tanpa alasan dan 40 pegawai lainnya izin dengan berbagai alasan mulai dari sakit, cuti tahunan hingga dinas ke luar kota,” kata Sunawan kepada wartawan, Senin (10/6/2019).

Dia menjelaskan, untuk pegawai yang bolos tanpa keterangan akan dikenakan sanksi. Namun sanksi yang diberikan masih sebatas pemotongan tambahan tunjangan penghasilan. Hanya saja, lanjut dia, yang bersangkutan bisa dijatuh sanksi disiplin apabila dalam satu tahun tidak masuk tanpa keterangan selama lima hari. “Sesuai dengan PP No.53/2010 tentang Disiplin PNS, sanksi bisa diberikan bolos selama lima hari. Sanksi dan pembinaan akan diberikan oleh atasannya langsung,” tuturnya.