Selama Lebaran, Sampah di Pantai Parangtritis Mencapai 3 Ton

Wisatawan memadati Pantai Parangtritis, Sabtu (16/6/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
14 Juni 2019 18:07 WIB Kiki Luqmanul Hakim (ST 16) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL – Selama libur lebaran pada tahun ini kawasan Pantai Parangtritis setiap harinya menerima kotoran sampah sebanyak 3 ton, dibandingkan pada hari biasa peningkatan ini terhitung sangat tinggi.

Koordinator Unit Pelaksanaan Kegiatan (UPK) Parangtritis, Suranto, menyampaikan bahwa dari H+1 hingga H+6 pihaknya membersihkan sampah pengunjung yang jumlahnya sebesar 3 ton, sampah tersebut berdatangan dari para pengunjung kawasan pantai.

“Jadi setiap hari setelah hari H lebaran itu kami membersihkan sampah, totalnya sebanyak 3 ton itu, pada hari-hari biasa tidak pernah sebanyak ini. Tapi kalau musim hujan malah bisa lebih banyak lagi, tapi setelah H+6 jumlah sampah berkurang,” katanya kepada Harianjogja.com pada Kamis (13/6/2019).

Selama liburan ini pihak Suranto mengerahkan 25 personel untuk membersihkan sampah pengunjung, dimulai pada pukul 05.00 pagi Suranto dan timnya sudah berada di lokasi dan membersihkan sampah.

“Setiap hari kami bersihkan pada jam lima pagi, kami lakukan pada jam itu karena kami tidak ingin waktu pengunjung mulai berdatangan kawasan pantai masih kotor, kami tidak ingin pengunjung kecewa dengan keadaan yang kotor,” lanjut Suranto.

Lalu sampah yang terkumpul akan dibawa ke depo sementara dan setelah itu langsung dibawa ke TPS Piyungan menggunakan armada truk.

“Setiap harinya juga kami membersihkan sampah-sampah tersebut menggunakan kendaraan roda tiga untuk yang jumlahnya ada enam, lalu setelah kami kumpulkan lalu kami bawa ke TPS Piyungan menggunakan truk yang kami punya juga, dari kendaraan roda kita sampah itu kami naikan ke truk menggunakan alat juga besar juga,” kata Suranto.

Suranto berharap kedepannya bakal ada petugas yang keliling kawasan pantai sembari mengingatkan pengunjung jangan sampai membuang sampah sembarangan, selain itu ia juga berharap bahwa ke depannya bakal ada penambahan tulisan-tulisan atau tiang-tiang yang bertuliskan larangan buang sampah sembarangan.