Pemdes Harus Cetak Sukarelawan Perpusdes

Perpustakaan di DIY - Ilustrasi
14 Juni 2019 21:12 WIB Rahmat Jiwandono Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Gunungkidul terus berupaya mendorong pemerintah desa (pemdes) untuk mencetak sukarelawan perpustakaan desa (perpusdes). Dengan adanya sukarelawan diharapkan mampu mengatasi kekurangan tenaga di perpusdes yang ada di setiap wilayah.

Kepala Dispusip Gunungkidul, Ali Ridlo, mengatakan jajarannya selalu mendapat permintaan dari beberapa dusun agar digelar bimbingan teknis (bimtek) terkait dengan sukarelawan perpusdes. Ia menekankan yang terpenting adalah tindak lanjut di lapangan setelah diadakan bimtek. "Lebih konkretnya apa yang sudah diajarkan lalu dijalankan," ujarnya, Jumat (14/6/2019).

Menurutnya, salah satu contoh perpusdes yang berhasil adalah Perpusdes Desa Kepek, Kecamatan Wonosari. Perpusdes tersebut sudah mendapat penghargaan atas karya mereka yakni membuat gardu pintar. "Perpusdes Desa Kepek mengubah gardu siskamling dilengkapi buku-buku serta fasilitas Internet untuk menumbuhkan minat baca dan menambah ilmu pengetahuan," katanya.

Menurut Ali, sebuah perpusdes harus berani mencari dukungan dari pihak lain untuk memajukan perpusdes. "Kalau tidak begitu susah untuk berkembang," ujarnya.

Kepala Desa Kepek, Bambang Setiawan, menuturkan jajarannya membentuk 30 sukarelawan perpusdes. Menurutnya, setelah menerima pelatihan, mereka disebar di 10 dusun sebagai sukarelawan guna mengembangkan perpustakaan yang ada di tiap dusun. “Mereka ditugaskan mengelola delapan unit perpustakaan PAUD yang dikelola PKK Desa Kepek,” ucapnya.