Lancar Posting di Medsos, Jaringan Internet di Lokasi Wisata di Sleman Ditambah

Ilustrasi internet - Bisnis.com
16 Juni 2019 00:17 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sleman meningkatkan layanan Internet dengan menambah jaringan hotspot yang bisa diakses masyarakat di sejumlah lokasi publik, di antaranya objek wisata.

Kepala Diskominfo Sleman, Eka Suryo Prihantoro, mengatakan sejak awal 2019, pihaknya telah menambah jaringan hotspot yang dinamakan Hotspot Sleman di beberapa titik. “Kami sudah melakukan penambahan. Yang paling banyak di pasar-pasar yang telah direvitalisasi,” kata Eka, Sabtu (16/6/2019).

Dikatakannya, saat ini di seluruh wilayah Sleman sudah ada 59 titik Hotspot Sleman yang tersebar di lokasi publik seperti Taman Denggung, Taman Kuliner Condongcatur dan kompleks pemerintahan.

“Selain itu, ada juga Hotspot Sleman yang ditempatkan di destinasi wisata. Tiga destinasi wisata yang dilayani Hotspot Sleman, yaitu di Gardu Pandang Kaliurang, Museum Gunung Api Merapi dan Tebing Breksi,” ujar dia.

Ia mengatakan, penempatan jaringan hotspot di destinasi wisata tersebut juga mempertimbangkan ketersediaan provider telekomunikasi, sebab tiga destinasi wisata itu berada di area pegunungan yang minim jangkauan sinyal.

“Sehingga dengan adanya Hotspot Sleman ini, wisatawan yang berfoto bisa langsung mengunggahnya ke media sosial masing-masing. Hal ini juga sebagai salah satu upaya untuk mempopulerkan destinasi wisata tersebut,” kata dia.

Disinggung mengenai kecepatan Internet di 59 titik tersebut, ia mengungkapkan rata-rata mencapai 20 MBps. Dengan bandwidth tersebut, lanjut dia masih bisa memberikan layanan yang baik untuk masyarakat.

“Kalau kecepatan kami anggap sudah cukup, karena semua juga bergantung pada berapa banyak masyarakat yang mengakses [Internet],” kata dia.