Polisi Ikut Bantu Air Bersih untuk Warga di Pegunungan Menoreh

Warga mengantre untuk mendapatkan bantuan air bersih dari Polsek Girimulyo di Dusun Ngaglik, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Jumat (28/6/2019). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
29 Juni 2019 07:47 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Krisis air bersih di Dusun Ngaglik, Desa Purwosari, Kecamatan Girimulyo mendapat perhatian sejumlah pihak. Bantuan droping air bersih pun mulai berdatangan, salah satunya dari Kepolisian Sektor Girimulyo.

Jajaran Polsek Girimulyo membawa, satu unit armada dinas kepolisian dan satu unit truk tangki berisi air bersih. Dropping ini untuk memenuhi kebutuhan air di tujuh dusun di Purwosari, termasuk Dusun Ngaglik.

Kapolsek Girimulyo, AKP Surahman mengatakan kegiatan droping ini rutin dilakukan setiap tahunnya. Adapun untuk momen kali ini, sekaligus dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-73 tahun 2019.

"Sebenarnya tiap tahun kami rutin melakukan droping, tidak hanya di permukiman, tapi juga sekolah-sekolah, untuk bulan ini sudah yang ketiga kalinya kali lakukan droping," ujarnya di sela-sela kegiatan droping air, di Dusun Ngaglik, Jumat (28/6/2019) pagi.

Dalam kegiatan ini Polsek Girimulyo bekerjasama dan menjalin komunikasi dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo. Ini diperlukan untuk mengetahui titik-titik yang mengalami krisis air bersih khususnya di wilayah Girimulyo.

Anggota Tagana Kulonprogo, Sutikno mengatakan permintaan droping air dari warga Kecamatan Girimulyo cukup banyak. Ada sekitar delapan dusun dari empat desa. Hanya saja masih sebatas permintaan lisan. Aturannya, untuk mendapat bantuan, harus menyerahkan proposal ke Dinas Sosial maupun BPBD Kulonprogo.

"Masyarakat bisa meminta dropping air dengan mengirimkan surat permohonan ke Dinas Sosial Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) maupun BPBD Kulonprogo," kata dia.