Antisipasi Beras Mahal Saat Kemarau, Pemda DIY & Bulog Gelar Operasi Pasar

Beras Bulog - JIBI/Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
18 Agustus 2019 19:42 WIB Herlambang Jati Kusumo Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY dan Bulog Divre DIY merencanakan operasi pasar murni (OPM) beras untuk mengantisipasi melambungnya harga beras saat musim kemarau.

“Operasi pasar dilaksanakan di daerah yang rawan bencana kekeringan. Meski saat in I belum ada lonjakan harga sebagai dampak kekeringan, kami tetap mengantisipasnya,” kata Kepala Seksi Pengawasan Perdagangan Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Disperindag DIY, Sabar Santosa, Minggu (18/8/2019).

Untuk tahap awal operasi pasar akan dilakukan di Kabupaten Bantul. Untuk tahap selanjutnya operasi pasar digelar di Kabupaten Gunungkidul. “Prediksi kami operasi pasar di Gunungkidul bakal mendapatkan sambutan yang tinggi dari masyarakat,” ucapnya. Dikatakan Sabar, saat ini harga bahan pokok cenderung stabil, sehingga diharapkan dengan kegiatan ini harga tetap terjaga.

Kepala Bulog Divre DIY, Rini Andrida, mengungkapkan upaya untuk penstabilan harga beras khususnya terus dilakukan dengan upaya ketersedian pasokan dan stabilisasi harga (KPSH). Menurut Rini, KPSH tersebut bermacam-macam salurannya, dapat melalui rumah pangan kita (RPK), upaya mendekatkan titik transaksi dengan masyarakat, kemudian memasok di pasar-pasar mitra dan berbagai saluran lainnya. “Prinsipnya KPSH atau operasi pasar bertujuan memudahkan akses pangan masyarakat sehingga harga pangan stabil,” kata Rini.

Rini menambahkan untuk stok beras di wilayah kerja Bulog Divre DIY pada posisi 40.000 ton. Jika untuk keperluan OP akan mencukupi hingga enam bulan ke depan. “Untuk wilayah DIY hasil panen saat ini relatif semakin kecil. Namun kami masih melakukan pembelian dengan skema buy to sell atau pembelian komersial,” ucapnya.

Jika nantinya kebutuhan masih kurang, stok secara nasional masih cukup besar sehingga bisa memenuhi dengan mengambil dari wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. (