Taru Martani Bantah Tak Terapkan SUSU, Ini Hasil Pemeriksaan Disnakertrans DIY
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Massa aksi dari Kampus UIN Sunan Kalijaga Jogja di persimpangan Gejayan (jalan Affandi). /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak.
Harianjogja.com, JOGJA--Ratusan massa aksi #GejayanMemanggil jilid II dari Kampus UIN Sunan Kalijaga mulai bergerak ke titik lokasi kawasan Gejayan, Senin (30/9/2019). Massa aksi berjalan kaki mulai dari kampus sekitar pukul 12.15 WIB.
Dari pantauan Harianjogja.com, massa aksi melewati jalan laksda adisucipto hingga persimpangan gejayan. Mereka menyusuri jalanan dengan membawa beragam spanduk. Massa aksi berjalan sambil meneriakkan kata "Revolusi". "Rakyat Bersatu Tak Bisa Dikalahkan".
Massa aksi sempat memblokade Simpang Gejayan sebelum akhirnya bergeser ke titik kumpul. Tampak petugas dari kepolisian sibuk mengatur lalu lintas agar massa aksi bisa berjalan dengan lancar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PT Taru Martani membantah tak menerapkan SUSU. Manajemen menyebut pemeriksaan Disnakertrans DIY tak menemukan pelanggaran norma ketenagakerjaan.
Harga emas Pegadaian hari ini 5 Oktober 2026 untuk Antam, UBS dan Galeri 24 lengkap dengan harga jual dan buyback.
Prakiraan cuaca BMKG Senin didominasi hujan ringan dan berawan, dengan potensi gelombang 4 meter serta banjir rob.
HUT TNI ke-81, Prabowo memimpin upacara dan meresmikan 6 Kodam, 30 Brigif TP, 150 Yonif TP serta sejumlah satuan baru.
BPJS Kesehatan tidak menanggung 21 kategori layanan dan kondisi pada 2026. Simak daftar lengkap serta pengecualiannya.
HUT TNI ke-81 diperingati 5 Oktober 2026. Simak sejarah pembentukan TNI sejak BKR, TKR, TRI hingga menjadi TNI.