Ini Lokasi Rumah Laksamana Maeda, Tempat Perumusan Naskah Proklamasi
Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bekas rumah Laksamana Maeda menyimpan jejak perumusan, pengetikan, hingga penandatanganan naskah Proklamasi.
Ilustrasi mayat./Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Seorang perempuan ditemukan tewas dengan leher terlilit kabel mikrofon di kamar indekosnya di Pantai Parangkusumo. Saat kali pertama ditemukan, Selasa (5/11) petang, perempuan berinisial W, asal Magelang, Jawa Tengah itu tergantung.
Salah satu warga sekitar lokasi penemuan jenazah W itu, Parni mengaku mendengar kabar ada seorang perempuan tewas gantung diri di sebuah kamar indekos milik Rina Idayati, RT 1 Dusun Grogol X, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Bantul. Lokasi kamar indekos itu berada di sekitar jalan tembusan yang menghubungkan antara Pantai Parangkusumo dan Pantai Depok.
"Saya datang ke lokasi tetapi di depan rumah yang kamarnya disewa oleh korban, sudah banyak warga dan polisi," kata Parmi, Rabu (6/11).
Berdasarkan keterangan warga yang sempat melihat jenazah, korban ditemukan tewas dengan leher terikat kabel mikrofon pada posisi setengah berdiri. Mulutnya pun mengeluarkan darah.
"Saya tidak tahu apakah karena bunuh diri atau dibunuh. Namun jika bunuh diri kok mulutnya mengeluarkan darah dan lidahnya tidak menjulur keluar," kata dia.
Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Kepolisian Resor Bantul, AKP Riko Sanjaya, mengatakan sebelum korban ditemukan tak bernyawa, sekitar pukul 16.30 WIB, rekan korban bernama Erni menerima telepon dari mantan kekasih korban. “Saksi [Erni] diminta membangunkan korban [W]. Saat pintu kamarnya diketuk tidak ada jawaban, lalu saksi mengintip ke jendela dan menemukan korban sudah tidak bernyawa,” ucap Riko, Rabu.
Dari hasil pemeriksaan pada bagian tubuh luar korban, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan. Pihak keluarga menurut dia tidak berkenan untuk dilakukan autopsi. "Jadi Jenazahnya langsung dibawa pulang kampung dan orang tua korban juga sudah menerima dan ikhlas atas kejadian ini, orang tuanya pun tidak ingin ada autopsi lebih lanjut,” ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Museum Perumusan Naskah Proklamasi di bekas rumah Laksamana Maeda menyimpan jejak perumusan, pengetikan, hingga penandatanganan naskah Proklamasi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 dari Stasiun Yogyakarta menuju Palur lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.