Soprema 2019 Cetak Puluhan Sociopreneur Berkualitas

Para pemenang dalam acara malam penganugerahan Soprema 2019 di Fisipol UGM, Kamis (14/11/2019). - Ist
15 November 2019 13:47 WIB media digital Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Rangkaian acara Soprema 2019 mencapai puncaknya. Pada Kamis (14/11/2019), diselenggarakan Awarding Night (Malam Penganugerahan) sebagai selebrasi atas berakhirnya gelaran Soprema tahun ini sekaligus mengumumkan pemenang kompetisi sociopreneur dan lomba vlog sociopreneur Soprema 2019 yang bertempat di Fisipol Universitas Gadjah Mada (UGM).

Debby Putri selaku Media Relations  Soprema 2019 menjelaskan seluruh peserta baik inkubasi, lomba vlog, kompetisi startup dan kick off menikmati rangkaian acara hiburan hingga penentuan pemenang Soprema 2019. Malam Penganugerahan Soprema 2019 dihadiri oleh Imam Gunawan dari pihak Kementerian Pemuda dan Olahraga, Ida Bagus Oka Purwita selaku wakil pimpinan BRI wilayah DIY, pihak Visitama ’17, serta Prof Erwan Agus Purwanto selaku Dekan Fisipol UGM. Selain itu, turut hadir Dr. Hempri Suyatna selaku Direktur Soprema 2019, ditemani oleh M. Najib Azca, Ph.D selaku Direktur YouSure (Youth Studies Centre) Fisipol UGM.

"Pada 2019 ini, Soprema memberikan hadiah dengan total Rp185 juta yang dapat digunakan untuk pengembangan usaha para pemenang," kata Debby dalam rilis yang diterima Harian Jogja, Jumat (15/11/2019). 

Juara I kategori Startup dimenangkan oleh Tenoon dari Sulawesi Selatan. Tenoon merupakan usaha sosial yang mewadahi masyarakat marginal dan komunitas difabel untuk berkreasi dalam produksi kain tenun. Juara II diperoleh Sumringah dari Lampung. Sumringah bergerak dalam pemberdayaan ibu rumah tangga dalam pelatihan serta produksi keset dan tatakan karakter. Juara III dimenangkan oleh Sahabat Care. Sahabat Care merupakan aplikasi yang menghubungkan klien dengan para tenaga kesehatan yang ingin melakukan perawatan kesehatan pribadi.

Kemudian untuk juara I kategori kick off dimenangkan oleh Foxbad dari Jawa Tengah. Foxbad bergerak di bidang pengembangan potensi bidang kreatif. Kemudian juara II dimenangkan Agri Rabbitry yang merupakan usaha pengembangan budidaya kelinci. Terakhir, pada posisi juara III adalah B-kat. B-Kat merupakan usaha sosial pengolahan kelor dan pisang.

Pada tahun ini, Soprema memperkenalkan kategori baru yaitu lomba Vlog bagi siswa SMA dengan menghadirkan vlogger sebagai jurinya. Terdapat lima kategori kejuaraan pada lomba Vlog. Juara Kreativitas diperoleh tom Dream Dosman yang berasal dari Bali. Juara Sinematografi dimenangkan oleh Sesar Suci dari Solo.

Kemudian juara konsep cerita didapatkan oleh Erry Rizky dari Jakarta. Juara Skrip cerita dimenangkan tim Bios Smaba dari Jawa Timur. Ada pula kategori juara favorit yang dimenangkan oleh Lensa Dosman dari Bali.

"Kegiatan Soprema merupakan wujud nyata komitmen Fisipol dalam memajukan dan mengembangkan potensi para sociopreneur muda Indonesia. Selain itu, Soprema bertujuan untuk menggugah kontribusi pemuda untuk memecahkan permasalah sosial yang masih banyak terjadi melalui kegiatan wirausaha sosial," tutur Debby.

Soprema 2019 telah melalui berbagai tahap hingga malam ini . Mulai dari pendaftaran sejak 2 Mei sampai 30 Agustus 2019. Terdapat 436 tim sociopreneur muda dari 31 provinsi yang terdaftar. Proses seleksi dilakukan pada 9-13 September untuk mendapatkan 30 tim Startup, 30 tim kick off dan 30 tim inkubasi terbaik untuk mengikuti rangkaian Soprema 2019