Ini Dia Komoditas di Sleman yang Harganya Bakal Naik 10% saat Libur Nataru

Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY berbincang dengan pedagang salah satu pasar tradisional di Sleman, Kamis (12/12/2019). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak
12 Desember 2019 19:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun ini, harga sejumlah komoditas naik. Kenaikan harga tersebut lebih dipicu oleh banyaknya permintaan.

Berdasarkan pantauan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DIY di wilayah Kabupaten Sleman, harga komoditas cabai dan daging mengalami kenaikan. Kenaikan tersebut salah satunya dipicu oleh tingginya permintaan.

Harga cabai, misalnya, mengalami kenaikan sebesar 10%. Jika sebelumnya dipatok Rp28.000 per kilogram saat ini dijual Rp30.000 per kilogram. Untuk harga daging sapi juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp120.000 per kilogram menjadi Rp140.000 per kilogram. "Ini hasil pantauan di enam pasar besar di Sleman. Secara umum harga kebutuhan pokok relatif stabil. Hanya beberapa komoditas tertentu saja yang naik, seperti cabai dan daging," kata Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman, Haris Martapa seusai pantauan harga barang pokok menjelang libur Nataru, Kamis (12/12/2019).

Untuk komoditas bawang merah, kata dia, dijual antara Rp30.000 per kilogram hingga Rp40.000 per kilogram. Adapun harga komoditas yang dinilai stabil adalah beras yang dijual antara Rp10.000 per kilogram hingga Rp12.000 per kilogram. Komoditas yang lonjakan fluktuasi harganya perlu diwaspadai adalah telur. Pasalnya harga telur di pasaran saat ini berangsur naik. "Banyak warga yang membuat roti dan kebutuhan sebagainya. Kami mendapati harga telur mendekati Rp24.000 per kilogram," katanya.