Hibur Penumpang di Stasiun Tugu, Menhub Budi Karya Sumadi "Ngamen" Lagu Anji

Menhub Budi Karya Sumadi ngamen di Stasiun Tugu, Sbatu (28/12/2019). - Ist/Twitter @BudiKaryaS
29 Desember 2019 13:17 WIB Newswire Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Para penumpang yang sedang menunggu kereta di Stasiun Yogyakarta, atau Stasiun Tugu, mendadak heboh, Sabtu (28/12/2019). Penyebabnya, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mendadak menyanyi.

Di hadapan banyak orang, Budi Karya "mengamen" di stasiun yang dekat dengan kawasan wisata Malioboro itu. Ia tak sendirian, melainkan diiiringi sejumlah pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Aksinya tersebut diabadikan menjadi sebuah video, yang kemudian diunggah Budi Karya ke akun resmi Twitter-nya, Minggu (29/12/2019) pagi.

Di video itu Budi Karya dan grupnya menampilkan lagu "Dia", yang dipopulerkan penyanyi Erdian Aji Prihartanto, alias Anji atau Manji.

Tampak dirinya duduk di kursi biru di antara penabuh drum dan dua pemain gitar. Sembari mencontek lirik di ponselnya, ia mendendangkan single yang dirilis pada 2016 itu.

Sesekali dirinya mengangkat tangan, membangkitkan semangat orang-orang yang menyaksikan penampilannya.



Melalui cuitan di Twitter, Budi Karya mengungkapkan bahwa aksi "ngamen" tersebut ia lakukan untuk menghibur para calon penumpang yang tengah menunggu kedatangan kereta yang akan mereka tumpangi di Stasiun Tugu.

"Semoga penumpang KA makin banyak. Menjadi upaya kita bersama, karena KA moda angkutan massal yang handal dan bisa memberi solusi untuk masa depan transportasi indonesia - BKS," kicau @BudiKaryaS.

Pada beberapa twit yang mengawali utas kunjungannya ke Stasiun Tugu itu, Budi Karya menerangkan, sebelum mengamen, dirinya terlebih dahulu meninjau terminal penumpang dan kereta inspeksi di lokasi bersama Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian dan Direktur Utama (Dirut) PT KAI Edi Sukmoro.

"Kita meminta @kai121 secara intensif untuk meningkatkan kapasitas penumpang agar kami dapat memikirkan rute-rute strategis yang dapat dilalui kereta api," tulis Budi Karya.

"Berdasarkan hasil evaluasi terjadi peningkatan untuk kereta api jarak jauh, dalam Nataru [Natal dan Tahun Baru] memang yang terpenting adalah kereta api jarak jauh, peningkatan tersebut sejalan dengan peningkatan armada sebesar 4% dari tahun 2018 lalu sehingga terserap dengan baik," imbuhnya.