BPJS Kesehatan Kucurkan Rp100 Triliun untuk Kasus Penyakit Jantung
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Ilustrasi Bandara Internasional Adisutjipto./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA - PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta mulai meningkatkan pengawasan terhadap penumpang seiring mewabahnya virus Corona yang berpotensi membawa penyakit pneumonia atau penyakit menular lainnya.
"Kami sudah melakukan peningkatan pengawasan terhadap penumpang, khususnya yang tiba melalui pintu penerbangan internasional," kata General Manager GM PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta Agus Pandu Purnama dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/1/2020).
Menurut dia, saat ini Bandara Internasional Adisutjipto melayani dua rute penerbangan internasional, yakni dari Kuala Lumpur dan Singapura.
"Seluruh penumpang yang datang akan diperiksa suhu tubuhnya. Di terminal kedatangan internasional telah tersedia alat body thermal scanner, apabila penumpang menunjukkan indikasi suhu tubuh tinggi akan kami karantina. Kalau berpotensi menularkan penyakit atau wabah menular akan kami rujuk ke RSUP Dr Sardjito," katanya.
Ia mengatakan pihaknya melakukan kerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas IV Yogyakarta. Sesuai prosedur, semua penerbangan internasional akan diperiksa oleh petugas KKP.
"Pemeriksaan juga berlaku untuk kru pesawat. Semua harus melalui pemeriksaan dulu di pintu kedatangan internasional," katanya.
Pandu mengatakan prosedur tersebut juga berlaku untuk maskapai yang diwajibkan untuk memberikan informasi sebelum tiba di bandara.
"Maskapai perlu menyerahkan dokumen General Declarator untuk menilai apakah terdapat penumpang sakit yang berpotensi menular," katanya.
Ia mengatakan upaya antisipasi penyebaran Virus Corona ini telah dilakukan di Bandara Internasional Adisutjipto sejak beberapa hari yang lalu. Hingga saat ini belum ditemukan penumpang yang terindikasi mengidap virus tersebut.
"Kami telah melakukan antisipasi beberapa hari terakhir ini. Hingga hari ini tidak ada satupun penumpang yang terindikasi mengidap virus tersebut," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPJS Kesehatan mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk 172,3 juta kasus penyakit jantung sepanjang 2015-2025.
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Politik uang di Magelang dicegah lewat 41 Desa Anti Politik Uang dan tujuh Desa Pengawasan dengan penguatan peran masyarakat.
Data center BDx Jatiluhur disetop sementara. Ekonom menyoroti kepastian regulasi, kebutuhan air, listrik, dan keberlanjutan investasi.
DPR akan mempertemukan pengelola SPPG dengan Kepala BGN Sudaryono pada Senin (5/10) membahas moratorium dapur MBG.
El Nino dan karhutla menekan produksi pangan Nabire. Harga cabai naik dan inflasi September 2026 mencapai 2,82 persen.