Ada Bandara YIA, Peminat Pelatihan Kebandarudaraan Membludak

Asda II Setda Kulonprogo, Bambang Tri Budi Harsono membuka pelatihan ketrampilan bagi pencari kerja di Aula BLK Kulonprogo, Jumat (7/2/2020). - Harian Jogja/Lajeng Padmaratri
08 Februari 2020 01:47 WIB Lajeng Padmaratri Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO- Turunnya paket pelatihan khusus bidang kebandarudaraan di UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo tak serta merta membuat peminatnya turut menurun.

Kepala Disnakertrans Kulonprogo, Eko Wisnu Wardhana menuturkan pada tahun ini paket pelatihan kebandarudaraan di BLK Kulonprogo dipotong dari 10 paket menjadi lima paket. Satu paket yang didanai APBN itu maksimal diisi 16 orang saja.

"Tahun 2018 kemarin, kami melatih 160 orang, tapi yang mendaftar 944 orang," kata Eko ketika ditemui seusai membuka pelatihan tahun 2020 di gedung BLK Kulonprogo, Jumat (7/2/2020).

Sementara itu, pada tahun 2019 dengan jatah paket yang sama tercatat ada 843 pendaftar. Kemudian pada tahun 2020, per hari ini sudah ada 149 pendaftar dari kuota pelatihan 80 orang.

Keberadaan Yogyakarta International Airport disinyalir membuat tingginya minat pencari kerja untuk berlatih kompetensi kebandarudaraan. Bahkan, BLK Kulonprogo menjadi BLK pertama yang menjalankan pelatihan kebandarudaraan sejak 2015. Saat ini, pelatihan kebandarudaraan di BLK Kulonprogo meliputi ground staff, cargo staff, dan aviation security.

Eko menuturkan peminat pelatihan kerja bidang kebandarudaraan tidak hanya datang dari warga Kulonprogo. Pendaftar bahkan tampak dari luar pulau. "Kami mencatat dari data pelamar itu alamat asalnya banyak di luar Kulonprogo. Ada 10 kabupaten di luar Kulonprogo, mulai dari Sleman, Bantul, sampai Bandarlampung," tuturnya.

Dengan adanya minat yang tinggi ini, Eko tak ingin peluang menjaring pencari kerja jadi tertutup lantaran jatah paket pelatihan turun. Ia berupaya mencari paket pelatihan dari berbagai balai latihan kerja di bawah Kemenaker.

"Selalu kami infokan kalau ada pelatihan lain, karena kami ada keterbatasan. Saat ini di DIY juga sedang dibuka pelatihan aviation security dan ground staff, jadi silakan mendaftar," katanya.

Meski sudah memenuhi kuota paket pelatihan, namun pendaftaran pelatihan kebandarudaraan rupanya belum ditutup. Kepala UPTD BLK Kulonprogo, Suradiman menuturkan pendaftaran baru akan ditutup sekitar satu minggu sebelum pelatihan. Pendaftar nantinya akan diseleksi menjadi 80 orang saja.

"Pelatihan ini mulainya masih Juni, jadi kemungkinan jumlah pendaftarnya masih meningkat," kata Suradiman.