Susur Sungai Sebabkan 10 Siswa Meninggal, Guru Olahraga di SMPN 1 Turi Terancam Penjara 5 Tahun

Sejumlah teman masa sekolah dasar menghadiri pemakaman korban hanyut arus sungai atas nama Khairunnisa Nurcahyani di Girikerto, Turi, Sleman, Sabtu (22/02/2020). - Harian Jogja/Desi Suryanto
23 Februari 2020 10:47 WIB Newswire Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-- Polisi telah menahan guru SMPN 1 Turi Sleman yang juga pembina pramuka sekolah tersebut, usai tragedi susur Sungai Sempor yang menyebabkan 10 siswa meninggal.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yulianto di RS Bhayangkara Polda DIY, Minggu (23/2/2020] mengatakan, dalam insiden ini tersangka dijerat dengan Pasal 359 dan 360 KUHP.

"Ancaman hukumannya maksimal lima tahun penjara," katanya.

Sebelumnya Polda DIY telah menetapkan satu tersangka dengan inisial IYA terkait insiden hanyutnya ratusan siswa-siswi SMPN 1 Turi saat kegiatan susur sungai di Sungai Sempor, Turi, Sleman pada Jumat (21/2/2020). Tersangka sudah ditahan sejak Sabtu (22/2/2020).

Menurut dia, tersangka yang juga merupakan guru olahraga di SMPN 1 Turi tersebut merupakan yang bertanggung jawab, menentukan lokasi susur Sungai Sempor.

"Dari pemeriksaan kepada pengelola Desa Wisata Lembah Sempor, kegiatan susur sungai tersebut tidak ada izin ke pengelola. Lokasi tersebut merupakan desa wisata," katanya.

Sumber : Antara