Wisata ke Jogja Masih Dibuka, Ini Imbauan untuk Pengelola dan Wisatawan Sebagai Antisipasi Covid-19

Foto ilustrasi: Warga berekspresi dan berfoto saat Uji Coba Semi Pedestrian Jalan Malioboro di Jalan Malioboro, Jogja, Selasa (18/6). - Harian Jogja/ Gigih M. Hanafi
15 Maret 2020 08:17 WIB Nina Atmasari Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-- Menyikapi dinamika yang terjadi dengan sangat cepat terkait Virus Corona baik di dunia maupun di dalam negeri, Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singguh Raharjo mengeluarkan imbauan terkait kegiatan pariwisata DIY.

Singgih mengatakan pihaknya tetap mempedomani Instruksi Gubernur No. 2 /INSTR/ 2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Penyebaran Virus Corona.

Ia mengimbau sektor kepariwisataan, dalam hal ini untuk industri pariwisata, destinasi wisata, dan desa/kampung wisata untuk meningkatkan kewaspadaan melalui peningkatan kebersihan lingkungan dan memastikan adanya fasilitas cuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer dan memastikan pembersihan secara berkala pada fasilitas umum kepariwisataan.

"Mengimbau kepada wisatawan dan pelaku wisata untuk melakukan upaya preventif pencegahan," pesan Singgih, dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Sabtu (14/3/2020).

Cara yang perlu dilakukan adalah mulai dari diri sendiri, untuk menjaga jarak aman dalam berkomunikasi, dan mengurangi kontak langsung atau jabat tangan dan penggunaan masker, bagi yang sakit serta menutup/ menggunakan tangan bagian dalam ketika batuk. Hal ini sesuai standard Kementerian Kesehatan RI.

Dinpar juga mengimbau untuk menunda aktivitas event besar, yang berpotensi menjadi titik pertemuan banyak orang dalam jangka waktu dekat ini.

"Dinas Pariwisata DIY, terus memonitor dan melihat dinamika dan perkembangan, serta intensif berkoordinasi dan mengacu pada Posko Terpadu Pencegahan & Penanganan Pandemi Covid -19 DIY," tutupnya.

Pantauan Harianjogja.com, aktivitas wisata di DIY pada Sabtu (14/3/2020) masih berjalan. Jalan Malioboro masih didatangi warga meski tidak terlalu ramai.