Corona Belum Berakhir, Warga Jogja Mulai Ramai Keluar Rumah

Tugu Jogja. - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
13 April 2020 20:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY mengimbau kepada seluruh warga agar menahan diri sementara waktu untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Hal itu disampaikan menyusulnya adanya peningkatan aktivitas di luar rumah terutama arus lalu lintas selama beberapa hari terakhir.

Berdasarkan pantauan HarianJogja.COM, sekitar sepekan yang lalu, arus lalu lintas tergolong lengang. Sejumlah kawasan pertokoan seperti Malioboro lebih banyak memilih tutup. Bahkan di sejumlah lampu bangjo mencatatkan tampa antrean kendaraan.

Namun selama tiga hari terakhir sejumlah lampu bangjo mulai ada antrean kendaraan meski dengan jumlah hanya sekitar lima hingga delapan kendaraan baik roda dua maupun roda empat seperti di kawasan Simpang Empat Jalan Mataram. Sejumlah pertokoan di kawasan Malioboro juga ada yang mulai membuka dagangannya.

Wakil Sekretariat Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Biwara Yuswantana menyatakan mungkin ada beberapa warga yang mulai jenuh berada di rumah sehingga mereka mulai beraktivitas di luar rumah. Ia mengimbau agar masyarakata tetap menjaga untuk tidak beraktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan penting.

"Mungkin ada warga yg mulai jenuh berdiam diri, namun dengan mengendorkan diam di rumah, mengabaikan imbauan jaga jarak, mengabaikan kebersihan seperti cuci tangan. Maka itu sebenarnya awal dari masalah besar yaitu semakin merebaknya penyebaran Covid-19 dan itu akan memperpanjang waktu berakhirnya pandemi ini," ungkapnya Senin (13/4/2020).

Kepala Dinas Perhubungan DIY Tavip Agus Rayanto mengakui adanya peningkatan aktivitas masyarakat di Kota Jogja. Pemda DIY melalui instansi terkait telah melakukan sosialisasi dibeberapa titik keramaian.