Diduga Terinfeksi Covid-19, Sebanyak 209 Warga Sleman Kini Berstatus PDP

Foto ilustrasi. - Ist/Freepik
17 April 2020 21:17 WIB Bhekti Suryani Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Sleman karena diduga terkait Covid-19 kekinian sudah mencapai lebih dari 200 orang.

Merujuk laman resmi penanganan Covid-19 Pemda DIY https://corona.jogjaprov.go.id, Jumat (17/4/2020), jumlah PDP di Sleman sebanyak 209 orang.

Sebelumnya pada Kamis (16/4/2020), jumlah PDP di wilayah ini tercatat sejumlah 198 orang, atak kini naik sebanyak 11 orang.

Ratusan PDP itu tersebar di seluruh kecamatan di Sleman. Artinya tak ada satu pun wilayah di Sleman luput dari temuan PDP.

Selain PDP, tercatat orang dalam pemantauan sebanyak 1.200 orang serta pasien yang positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 35 orang.

Untuk diketahui, merujuk definisi dari Kementerian Kesehatan seseorang dinyatakan PDP jika ia mengalami demam atau ISPA seusai berinteraksi jarak dekat dengan pasien positif corona. Gejala itu muncul kurang dari 14 hari sejak kontak dengan pasien tersebut.

Mereka yang sempat berinteraksi dengan kasus probabel corona (belum ditentukan statusnya) juga bisa dikategorikan ke dalam PDP.

Mereka yang mengalami ISPA/pneumonia berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit bisa dikategorikan PDP.

Namun pasien-pasien penderita ISPA dan pneumonia berat ini harus berasal dari daerah terinfeksi virus Corona.

Selain itu, penyakit mereka pun tak bisa dijelaskan oleh dokter dengan penyebab di luar virus corona.

Adapun ODP merupakan orang yang sedang atau pernah mengalami demam di atas 38 derajat celsius. Selain itu, ODP juga bisa saja hanya mengalami gangguan sistem pernapasan seperti batuk, pilek, atau sakit tenggorokan.

ODP harus memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang tercatat melaporkan penderita virus corona penyebab Covid-19.