Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN--Virus Corona kini mulai menginfeksi tenaga kesehatan di Jogja.
Sejumlah dokter dan perawat di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito terpapar COVID-19. Tenaga medis dari RSUP Dr Sardjito ini tertular penyakit yang disebabkan virus corona SARS-CoV-2 itu saat menangani pasien positif corona di dan dari Jakarta.
Direktur Utama RSUP Dr Sardjito dr Rukmono Siswishanto menyampaikan, sampai saat ini ada empat anggota tim medis RSUP Dr Sardjito yang terpapar COVID-19. Di antaranya adalah tiga orang dokter yang terpapar ketika bersinggungan dengan pasien di Jakarta.
"Kemudian satu pasien perawat tenaga medis juga terpapar karena bersinggungan [dengan pasien] dari Jakarta. Belum ada yang terpapar dari lokal," ungkapnya, usai menerima bantuan APD dari Helofix di RSUP Sardjito, Senin (20/4/2020).
Kebetulan, lanjutnya, tenaga medis ini sudah melakukan cek kontrol dirinya sendiri karena merasa tidak enak badan. Setelah itu, pihak rumah sakit langsung melakukan penanganan supaya penyebaran virus tidak meluas.
Hasil pemeriksaan swab para tenaga medis tersebut memang menyatakan positif corona semua. Setelah dilakukan tiga kali proses pemeriksaan swab, hingga kini belum ada yang hasilnya negatif. Namun, kondisi para tenaga medis itu disebutkan sudah membaik dan tidak disertai keluhan pemberat. Saat ini mereka semua menjalani isolasi.
"Kondisinya baik. Cuma dari swab-itu sampai saat ini belum menunjukkan negatif," terangnya.
Oleh karena itu, saat ini pihaknya memperketat penggunaan masker, termasuk juga adanya screening kepada setiap orang yang masuk ke RSUP Sardjito. Salah satu tahapan screening yang dilakukan adalah dengan mengecek suhu badan pengunjung RS, baik pasien ataupun pengantarnya.
"Jika tidak membawa masker, maka akan kita beri. Kalau kemudian dia batuk dan panas suhu tubuhnya, maka akan kita pindah ke poli COVID-19," paparnya.
Screening yang sangat ketat tersebut dilakukan untuk melindungi tenaga medis RSUP Sardjito. Sebab, rumah sakit tersebut berada di garda terdepan penanggulangan COVID-19, sehingga harus dilindungi dari pasien-pasien yang tidak jujur. Pihaknya lantas berharap, pasien-pasien yang datang ke RSUP Dr Sardjito harus jujur saat diperiksa.
Rukmono mengingatkan, saat ini belum merupakan puncak penyebaran COVID-19, sehingga ia mengimbau masyarakat yang ingin berobat ke rumah sakit untuk mematuhi penggunaan masker. Menurutnya, penggunaan masker tersebut merupakan hal yang utama untuk menghambat laju penyebaran virus corona.
"Sehingga ketika akan periksa ke rumah sakit ataupun fasilitas kesehatan lainnya, maka masker tersebut wajib sifatnya, termasuk di RSUP Sardjito," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Argentina menang 4-0 atas Bolivia. Nico Paz mencetak gol, Cristian Romero memimpin sebagai kapten, dan Messi masih disiapkan untuk laga perpisahan.
Cek harga emas Antam, Galeri24 dan UBS di Pegadaian. Antam 1 gram tercatat Rp2,634 juta, Galeri24 Rp2,527 juta dan UBS Rp2,552 juta.
Irlandia vs Austria di Nations League 2 Oktober 2026. Simak jadwal, klasemen Grup B3, kondisi skuad, dan prediksi pertandingannya.
BMKG mengingatkan Jateng selatan mewaspadai hujan lebat, petir, angin kencang, dan puting beliung saat peralihan musim Oktober-November 2026.
DPR menerima surat pemberhentian Listyo Sigit sebagai Kapolri dan pengangkatan Kapolri baru. Komisi III menyetujui Suyudi Ario Bayu.