UPDATE: ODP Corona di DIY Tembus 4.000 Orang, Ini Data Lengkap Tiap Daerah

Tangkapan layar peta Sebaran Kasus Covid di DIY versi Pemda DIY. (corona.jogjaprov.go.id)
23 April 2020 20:57 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) di wilayah DIY karena diduga terkait dengan Covid-19 terus bertambah, data terbaru Kamis(23/4/2020) jumlahnya telah menembus 4.000 orang.

Ribuan ODP itu tersebar di seluruh wilayah di DIY. Data tersebut diperbarui oleh laman resmi penanganan Covid-19 di DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, Kamis (23/4/2020), pukul 20.00 WIB. Jumlah ODP di DIY tercatat sebanyak 4.002 orang.

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 649 orang (sejumlah 725 bila diakumulasi dengan pasien positif). Sebanyak 9 di antaranya meninggal dunia.

Adapun pasien positif bertambah menjadi 76 orang. Sebanyak tujuh di antara pasien positif meninggal dunia, serta sebanyak 32 pasien sembuh dan sebanyak 37 orang kini dirawat di sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di DIY.

Berikut data sebaran ODP, PDP dan pasien positif di DIY merujuk laman resmi https://corona.jogjaprov.go.id/, Kamis(23/4/2020) pukul 20.00 WIB:

Kota Jogja
ODP: 473
PDP: 82 (MD 1, negatif 67 dan proses pemeriksaan 14)
Positif: 13 (dirawat 7, meninggal 1, sembuh 5)

Sleman
ODP: 1.243
PDP: 251 (MD 5, negatif 150, proses pemeriksaan 96)
Positif: 38 (dirawat 17, MD 4, sembuh 17)

Kulonprogo
ODP: 625
PDP: 38 (MD 0, negatif 29, proses pemeriksaan 9)
Positif: 2 (dirawat 1, sembuh 1)

Gunungkidul
ODP: 930
PDP: 65 (MD 2, negatif 36, proses pemeriksaan 27)
Positif: 5 (dirawat 3, sembuh 2)

Bantul
ODP: 731
PDP: 165 (MD 1, negatif 123, proses pemeriksaan 41)
Positif: 17 (dirawat 8, meninggal 2, sembuh 7)

Non DIY
ODP:
PDP: 48 (negatif 26, proses pemeriksaan 22)
Positif: 1 (dirawat)

Untuk diketahui, merujuk definisi dari Kementerian Kesehatan seseorang dinyatakan PDP jika ia mengalami demam atau ISPA seusai berinteraksi jarak dekat dengan pasien positif corona. Gejala itu muncul kurang dari 14 hari sejak kontak dengan pasien tersebut.

Mereka yang sempat berinteraksi dengan kasus probabel corona (belum ditentukan statusnya) juga bisa dikategorikan ke dalam PDP.

Mereka yang mengalami ISPA/pneumonia berat hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit bisa dikategorikan PDP.

Namun pasien-pasien penderita ISPA dan pneumonia berat ini harus berasal dari daerah terinfeksi virus Corona.

Selain itu, penyakit mereka pun tak bisa dijelaskan oleh dokter dengan penyebab di luar virus corona.

Adapun ODP merupakan orang yang sedang atau pernah mengalami demam di atas 38 derajat celsius. Selain itu, ODP juga bisa saja hanya mengalami gangguan sistem pernapasan seperti batuk, pilek, atau sakit tenggorokan.

ODP harus memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara atau wilayah Indonesia yang tercatat melaporkan penderita virus corona penyebab Covid-19.