Dua Beruang Madu yang Lepas dari WRC Jogja Tertangkap, Salah Satunya Sampai di Pekarangan Warga

Tim gabungan saat mengevakuasi beruang madu jantan yang lepas dari Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja Dusun Paingan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Rabu (29/4/2020). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara\\n
30 April 2020 06:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Sebanyak dua ekor beruang madu Sumatera lepas dari Wildlife Rescue Centre (WRC) Jogja milik Yayasan Konservasi Alam Yogyakarta (YKAY) di Dusun Paingan, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Rabu (29/4/2020) petang. Beruntung kedua satwa dilindungi itu berhasil ditangkap.

Beruang yang lepas itu terdiri dari satu ekor jantan usia delapan tahun dan betina usia lima tahun. Keduanya lepas sekitar pukul 17.00 WIB. Penyebabnya karena keeper atau petugas kandang tidak mengecek dengan betul kondisi gembok tempat penangkaran hewan tersebut usai melakukan pembersihan kandang sesaat sebelum lepas.

"Setelah kami interview ini kelalaian keeper. Pintu sebenarnya sudah tergembok tapi kurang sempurna. Ini murni kelalaian manusia," ujar Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Kulonprogo, Untung Suripto, kepada awak media, Rabu malam.

Setelah lepas, beruang betina, berhasil ditangkap dengan dijaring oleh petugas WRC sekitar pukul 17.30 WIB. Adapun lokasi penangkapan masih di dalam kompleks WRC. Sementara untuk beruang jantan ditangkap sekitar pukul 22.00 WIB di sebuah pekarangan warga yang berjarak sekitar 100 meter di utara WRC.

Beruang itu ditangkap oleh tim gabungan yang terdiri dari petugas WRC, polisi, TNI, warga dan relawan.

Pengelola YKAY, Tarko Sudiarto mengakui jika peristiwa itu terjadi karena kelalaian penjaga kandang. Pihaknya akan melakukan evaluasi agar kejadian serupa tak terulang lagi.

"Terus terang kita akui adanya keteledoran keeper sehingga beruang lepas dengan mudah, untuk itu ada evaluasi ke depan agar kejadian serupa tidak terjadi lagi," ujarnya.