Jelang Jatuh Tempo, PBB Gunungkidul Baru Terkumpul Rp21,7 Miliar
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Poster ajakan tidak mudik/Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jumlah pemudik di Gunungkidul terus bertambah, meski angkanya tidak setinggi saat awal-awal pandemi Covid-19. Hingga Minggu (3/5/2020) perantau yang pulang kampung mencapai 11.724 jiwa.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Gunungkidul Kelik Yuniantoro mengatakan hingga saat ini masih ada pemudik yang pulang kampung. Namun, tingkat penambahan tidak sebanyak saat awal-awal adanya pandemi.
Sebagai gambaran dalam tiga hari terakhir pertambahan setiap harinya tidak mencapai 100 orang. Hal ini berbeda saat awal-awal pandemi yang jumlahnya bisa bertambah 1.000 orang per harinya. “Sudah jauh bekurang dan kondisinya tidak semasif saat awal-awal penyebara Corona,” kata Kelik, Minggu.
Menurut dia, pendataan pemudik dilakukan melalui sistem informasi desa (SID). Total tercatat sudah ada 11.724 pemudik yang pulang. Kelik mengatakan pemudik paling banyak berasal dari wilayah Jakarta, yakni sebanyak 2.802 jiwa. Selain itu ada juga yang berasal dari wilayah di DIY, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga luar negeri.
Pemkab Gunungkidul sudah mengimbau agar perantau tidak pulang ke rumah hingga kondisi aman dari penyebaran virus. Pasalnya, mobilisasi warga ini berpeluang menjadi penyebab penyebaran virus.
Pemudik yang telanjur pulang ke kampung halaman diwajibkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari. “Akan terus dipantau karena saat pendataan diminta mengisi data diri lengkap dengan nomor yang bisa dihubungi,” katanya.
Kasubag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Enny Nurwidiastuti mengatakan sudah menyiapkan personel untuk pengamanan Operasi Ketupat Progo yang berlangsung selama 37 hari. Total ada 445 petugas kepolisian yang diterjunkan untuk pengamanan.
Menurut dia, sasaran utama operasi Ketupat Progo adalah untuk mencegah penyebaran Covid-19. Selain itu, pengamanan juga untuk memastikan kemananan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Selain itu, ada juga upaya pencegahan kegiatan mudik selama lebaran. Langkah yang diambil dengan mendirikan pos pengamanan pada lokasi penyekatan atau pengalihan kendaraan yang masih melaksanakan mudik pada ruas jalan utama maupun alternatif. Pos penyekatan yang dibangun ada tujuh titik, meliputi Hargodumilah, Patuk; Getas, Playen; Bibal, Panggang; Baran, Rongkop; Bedoyo, Ponjong, Simpang Tiga Kecamatan Ngawen dan Pos Blutak di Kecamatan Semin. “Untuk kendaraan yang dihalau masuk sudah ada. Total pemudik yang diminta balik berjumlah 297 orang,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PBB-P2 Gunungkidul mencapai Rp21,7 miliar menjelang jatuh tempo 30 September 2026. Wajib pajak diminta segera membayar agar terhindar denda.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.