Magelang Jadi Basis Produksi Bus dan Truk Listrik VKTR Sakti
Presiden Prabowo resmikan pabrik bus dan truk listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, akselerasi industri kendaraan niaga ramah lingkungan di Indonesia.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA-- Hari ini, Selasa (5/5/2020) seluruh wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperkirakan tidak akan turun hujan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan prakiraan cuaca di lima wilayah di DIY meliputi Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul hari ini bervariasi namun nyaris serupa.
Pada pagi hari, seluruh wilayah itu diperkirakan cerah berawan.
Pada siang hari hingga malam hari, kelima wilayah diperkirakan berawan.
Pada dini hari, Kota Jogja, Bantul dan Sleman diperkirakan berawan tebal sedangkan Kulonprogo dan Gunungkidul diperkirakan cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan bervariasi mulai 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 60 hingga 90%.
BMKG memberikan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di perairan selatan DIY yang mencapai 2,5 hingga 4 meter. Angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Presiden Prabowo resmikan pabrik bus dan truk listrik PT VKTR Sakti Industries di Magelang, akselerasi industri kendaraan niaga ramah lingkungan di Indonesia.
Pembangunan Jembatan Garuda di Gunungkidul bertambah menjadi sembilan titik. Program ini ditargetkan mencapai 11 jembatan pada 2026.
Pemkab Sleman bersama Satgas Pangan Polresta Sleman memperkuat pengawasan stok dan harga bahan pokok guna menjaga stabilitas pasokan pangan di wilayah Sleman.
Penyaluran Dana Penguatan Modal Sleman 2026 mencapai Rp6,3402 miliar atau 32,31% dari total plafon Rp19,625 miliar.
Program padat karya di Gunungkidul digelar di 65 titik pada 2026 dengan anggaran Rp100-200 juta per lokasi untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan ekonomi
BMKG mengimbau pengelola PLTA mengantisipasi lonjakan beban listrik selama El Nino. Fenomena ini diperkirakan mencapai puncak pada Desember 2026 hingga Januari