2.000 Warga Magelang Tebus Sembako Murah dari PSMTI
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
Foto ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA-- Hari ini, Selasa (5/5/2020) seluruh wilayah di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperkirakan tidak akan turun hujan.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengumumkan prakiraan cuaca di lima wilayah di DIY meliputi Kota Jogja, Sleman, Bantul, Kulonprogo dan Gunungkidul hari ini bervariasi namun nyaris serupa.
Pada pagi hari, seluruh wilayah itu diperkirakan cerah berawan.
Pada siang hari hingga malam hari, kelima wilayah diperkirakan berawan.
Pada dini hari, Kota Jogja, Bantul dan Sleman diperkirakan berawan tebal sedangkan Kulonprogo dan Gunungkidul diperkirakan cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan bervariasi mulai 23 hingga 32 derajat celcius dengan kelembaban 60 hingga 90%.
BMKG memberikan peringatan dini potensi terjadinya gelombang tinggi di perairan selatan DIY yang mencapai 2,5 hingga 4 meter. Angin bertiup dari timur ke barat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 2.000 warga Magelang menebus sembako murah dari PSMTI. Program sosial ini membantu meringankan beban masyarakat di tengah tekanan ekonomi.
BGN mencatat siswa yang belajar dalam kondisi lapar turun menjadi 16% berkat MBG. Program ini menjangkau 57 juta penerima hingga September 2026.
Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin mengunjungi keluarga korban dugaan perundungan di Pemalang dan mendorong penguatan komunikasi sekolah dengan orang tua serta pen
Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp3,39 miliar untuk memasang 180 lampu jalan pada 2026. Sebanyak 125 unit ditargetkan rampung November.
LBH Jakarta menyebut enam aktivis Greenpeace masih tertahan di Polda Metro Jaya setelah membentangkan spanduk di Bundaran HI, Selasa (20/10/2026).
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau operasional Koperasi Desa Meraih Putih (KDMP) di wilayahnya pada Selasa, 20 Oktober 2026.