Advertisement
Harga Gula Pasir Berangsur Turun
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Gunungkidul memastikan harga gula pasir di pasaran yang sempat melambung hingga Rp19.000/kilogram, kini berangsur turun.
Sekretaris Disperindag Gunungkidul, Virgilio Soriano, mengungkapkan penurunan harga gula pasir terjadi sejak beberapa terakhir. Adanya penambahan stok dari Pemerintah Pusat membuat harga di pasar tradisional hingga swalayan berangsur-angsur turun. "Pasokan ke pasar terus ditambah," kata Virgilio kepada Harian Jogja, Kamis (7/5/2020).
Advertisement
Ia memastikan tingginya harga gula pasir selama ini terjadi lantaran minimnya stok. Setelah keran impor dibuka, stok bertambah dan harga mulai turun. Selain itu, operasi pasar yang terus dilakukan juga berdampak pada penurunan harga gula pasir.
Merujuk data Disperindag Gunungkidul, pada pekan kedua Mei harga gula pasir berada di kisaran Rp17.000 per kilogram. Pada akhir Maret, harga sempat berada di angka Rp19.000/kilogram.
Fajar, seorang pedagang di Pasar Argosari, Wonosari, mengungkapkan harga gula pasir saat ini mulai turun. Bahkan, harga terakhir berada di kisaran Rp16.500 per kilogram. Untuk gula curah ukuran 50 kilogram dijual Rp740.000. "Harga gula pasir mulai turun," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
TikTok Perketat Akun Remaja demi Patuhi Aturan Baru Pemerintah
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Satu Sopir Tak Laik Mengemudi, Hasil Tes di Terminal Giwangan
- Jogja Diserbu Wisatawan Pengeluaran Sekali Jalan Tembus Jutaan
- Lonjakan Tajam Terjadi di Tol-Jogja Solo Saat Arus Balik Lebaran
- Cek Izin Properti di Sleman Bakal Bisa lewat Peta Digital
- Libur Lebaran Sepi, Wisata Bantul Kehilangan Puluhan Ribu Wisatawan
Advertisement
Advertisement







