Truk Paket Terbakar di Tol Semarang-Solo
Truk paket tujuan NTT terbakar di Tol Semarang-Solo. Muatan hangus, diduga akibat as roda patah.
Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Ada kabar baik di hari kedua Lebaran ini. Kasus positif Covid-19 di DIY tidak bertambah. Sementara, pasien yang sudah sembuh kian banyak.
“Dengan demikian jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 hingga hari ini masih tetap 226 kasus,” kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, Senin (25/5/2020).
Menurut Berty, tidak adanya penambahan kasus positif bukan karena pemeriksaan laboratorium yang libur.
“Pemeriksaan di laboratorium terus berjalan. Di hari pertama Lebaran saja ada 109 sampel yang diperiksa. Alhamdulillah tidak ada penambahan kasus baru, kita semua berdoa agar kondisi seperti ini terus terjaga dengan baik,” ujarnya.
Sementara, dua pasien sembuh dinyatakan sembuh. Pasien tersebut yakni Kasus 142, laki-laki usia 43 tahun asal Bantul, dan Kasus 158, perempuan 20 tahun asal Bantul. Kesembuhan keduanya sudah diumumkan Pemkab Bantul pada Minggu (24/5/2020).
“Total kasus sembuh di DIY mencapai 125 kasus,” ujarnya.
Saat ini, ada 157 pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di rumah sakit dari total 1414 PDP. Satu PDP meninggal dunia Minggu ini, yakni laki-laki 52 tahun asal Sleman yang mengidap diabetes militus. Dia telah menjalani tes swab, namun hasilnya masih dalam proses laboratorium.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Truk paket tujuan NTT terbakar di Tol Semarang-Solo. Muatan hangus, diduga akibat as roda patah.
Harga Minyakita tetap Rp15.700 per liter meski CPO naik, pemerintah prioritaskan daya beli masyarakat.
Bantul tetapkan siaga darurat kekeringan hingga September, dampak El Nino mulai terasa.
KPK minta Bupati Kuansing dan Sekda menyerahkan diri usai OTT, 10 orang diamankan.
Modus sewa ilegal TKD Condongcatur terbongkar, 17 penyewa setor Rp1,3 miliar, negara rugi Rp1,7 miliar.
Eks pegawai bank di Banyumas jadi tersangka pemalsuan surat dan penipuan Rp25 miliar, korban lebih dari 100 orang.