Delapan Belas Bulan dalam Capaian dan Pekerjaan Rumah
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Salah satu peserta Gelar Potensi UMKM Kota Jogja di Panggung promosi UPT Pusat Bisnis Pasar beringharjo, sedang memamerkan produknya kepada pengunjung pasar, Senin (25/3/2019)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Kota Jogja melalui Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi berencana melakukan promosi produk usaha kecil mikro (UKM) bersama-sama dengan organisasi perangkat daerah lain di kota tersebut untuk pemulihan ekonomi dari masa pandemi Covid-19.
“Promosi produk usaha kecil mikro rencananya dilakukan di beberapa mal. Kami bekerja sama dengan organisasi lain seperti Dinas Pariwisata dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jogja,” kata Sekretaris Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jogja Riyanto, Selasa (2/6/2020).
Menurut dia, dengan melakukan promosi bersama sejumlah organisasi perangkat daerah lain, maka diharapkan hasilnya akan lebih optimal untuk mendongkrak ekonomi yang sempat melambat saat pandemi Covid-19.
“Produk usaha kecil mikro tidak bisa dipisahkan dari pariwisata dan industri lainnya. Dengan melakukan pameran bersama-sama, maka diharapkan hasilnya pun akan lebih maksimal karena semuanya saling mendukung,” katanya.
Saat ini, lanjut dia, berbagai kegiatan dan program yang direncanakan oleh Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta terpaksa dibatalkan atau ditunda karena anggarannya direalokasikan untuk mendukung penanganan COVID-19.
Anggaran di Dinas Koperasi UKM Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Jogja pun tidak luput dari program realokasi, dari semula Rp13 miliar pada APBD Kota Yogyakarta 2020 kini hanya tersisa sekitar Rp3 miliar.
“Ada rasionalisasi anggaran sekitar 71,28 persen. Sekarang, kami hanya mengelola anggaran 28 persen. Fokusnya pada pemulihan ekonomi, salah satunya untuk usaha kecil mikro dengan promosi,” katanya.
Salah satu kegiatan yang juga ditunda pada tahun ini adalah pemberangkatan transmigran. Pada tahun ini rencananya ada 10 kepala keluarga dari Kota Yogyakarta yang akan diberangkatkan ke Bulungan, Kalimantan.
“Biasanya transmigran diberangkatkan akhir tahun. Tetapi sampai saat ini kegiatan tersebut masih ditunda. Dimungkinkan mereka akan diberangkatkan pada 2021. Bagaimanapun untuk pemberangkatan transmigran bekerja sama dengan Pemerintah DIY,” katanya.
Sebelumnya Asisten Sekretaris Daerah Kota Jogja Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kadri Renggono menyebut pertumbuhan ekonomi di Yogyakarta pada tahun ini dikoreksi menjadi dua hingga tiga persen dari proyeksi awal sebesar 5%.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Presiden Prabowo memaparkan capaian dan pekerjaan rumah Kabinet Merah Putih setelah 18 bulan pemerintahan, dari pangan hingga digitalisasi.
Presiden Prabowo akan meresmikan program listrik desa sebelum 14 Agustus 2026. Sebanyak 1.400 desa telah tersambung listrik sepanjang 2025.
Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum menerima arahan Presiden Prabowo terkait bursa calon Gubernur BI setelah Perry Warjiyo mengundurkan diri.
Kebakaran Pasar Sidoharjo Bayat Klaten menghanguskan dagangan pedagang. Pemkab Klaten menyiapkan solusi agar pedagang segera berjualan kembali.
Kasus kekerasan di Sleman turun menjadi 286 pada 2025, namun KDRT masih mendominasi. Pemkab memperkuat pencegahan melalui keluarga dan RBI.
YIA menyerahkan perahu karet dan motor tempel kepada relawan SAR untuk memperkuat kesiapsiagaan bencana di pesisir Kulonprogo.