Pasien Baru Covid-19 di Kulonprogo Terpaksa Pulang Kampung karena Di-PHK di Tangerang

Foto ilustrasi. - Reuters
06 Juni 2020 20:37 WIB Lugas Subarkah Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Kasus positif Covid-19 di DIY belakangan terkait dengan kasus impor dari luar daerah.

Seperti yang dilaporkan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY pada Sabtu (6/6/2020). Satu dari tiga empat pasien Covid-19 yang dilaporkan pada Sabtu adalah Kasus 244, laki-laki 23 tahun asal Kulonprogo.

Setelah ditelusuri riwayat perjalanannya, laki-laki tersebut diduga terpapar Covid-19 setelah pulang dari Tangerang, Banten.

Pasien ini terpaksa pulang ke Kulonprogo lantaran menjadi salah satu korban pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat pandemi Corona.

Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk Penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih,

"Kasus 244 riwayatnya pulang dari Tangerang 30 Mei. Dia pulang karena terkena PHK [pemutusan hubungan kerja]," katanya.

Adapun kasus sembuh meliputi Kasus 183, perempuan 27 tahun asal Panggang, Gunungkidul; Kasus 185, perempuan 44 tahun asal Sleman, Sleman; Kasus 189, laki-laki 27 tahun asal Sentolo, Kulonprogo; dan Kasus 211, laki-laki 43 tahun WNA India.

Dengan penambahan empat kasus pada Sabtu, maka total kasus positif menjadi sebanyak 242 kasus, dengan 179 kasus telah sembuh. Penemuan kasus DIY sempat nol kasus pada Selasa sampai Kamis (2-4/6/2020), lalu pada Jumat (5/6/2020) kembali ditemukan satu kasus.