Ribuan Pelari hingga Grebeg Gethuk Ramaikan Hari Jadi Magelang
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Pusat gempa bumi pada Senin (13/7/2020) pagi./Ist-Instagram @stageof.yogya
Harianjogja.com, JOGJA-- Gempa bumi kembali terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (13/7/2020).
Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyebutkan gempa bumi terjadi berkekuatan 1,8 magnitudo, tercatat pada pukul 08.44 WIB.
Lokasi gempa di 7.917 LS,110.43456 BT atau sembilan kilometer Tenggara Bantul. Pusat gempa berada di kedalaman 16 Km di bawah permukaan laut.
Baca juga: Jogja Diguncang Gempa Senin Dini Hari
Sebelumnya, pada Senin (13/7/2020) dini hari, gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Jogja. Gempa pada pukul 02.50 WIB, berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer. Sumber gempa berjarak 105 kilometer barat daya Bantul, Jogja.
BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Getaran gempa terasa ke beberapa wilayah Jawa Tengah seperti Purworejo dan Wonogiri.
Guncangan juga sampai ke Pacitan, Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Hari Jadi Kota Magelang diramaikan Grebeg Gethuk, Tidar Borobudur 10K, hingga Magelang Great Sale dorong ekonomi dan pariwisata.
Jajal LRT Jakarta bersama Prabowo, penyandang disabilitas, lansia, dan pelajar berbagi pengalaman soal aksesibilitas dan kenyamanan layanan.
Bansos DIY disiapkan digital mulai 2027. Pendataan warga berjalan, termasuk 128.000 warga Sleman dan proses sanggah penerima terindikasi judol.
Meta Description:Slemania, BCS, Brajamusti dan The Maident menandatangani komitmen bersama menjaga keamanan dan kondusivitas Super League 2026/2027.
JJLS Kelok 23 dinilai membuka peluang pengembangan wisata selatan DIY dengan mendorong kunjungan, okupansi hotel, dan belanja wisatawan.
Empat perwakilan Sleman masuk daftar sementara kontingen DIY untuk SEA Games 2026, terdiri atas atlet, pelatih, wasit, dan mekanik.