Wayang Kulit Meriahkan Tukar Budaya Magelang-Karanganyar
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Pusat gempa bumi pada Senin (13/7/2020) pagi./Ist-Instagram @stageof.yogya
Harianjogja.com, JOGJA-- Gempa bumi kembali terjadi di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Senin (13/7/2020).
Informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta menyebutkan gempa bumi terjadi berkekuatan 1,8 magnitudo, tercatat pada pukul 08.44 WIB.
Lokasi gempa di 7.917 LS,110.43456 BT atau sembilan kilometer Tenggara Bantul. Pusat gempa berada di kedalaman 16 Km di bawah permukaan laut.
Baca juga: Jogja Diguncang Gempa Senin Dini Hari
Sebelumnya, pada Senin (13/7/2020) dini hari, gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah Jogja. Gempa pada pukul 02.50 WIB, berpusat di laut dengan kedalaman 10 kilometer. Sumber gempa berjarak 105 kilometer barat daya Bantul, Jogja.
BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Getaran gempa terasa ke beberapa wilayah Jawa Tengah seperti Purworejo dan Wonogiri.
Guncangan juga sampai ke Pacitan, Jawa Timur.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tukar budaya Magelang–Karanganyar meriah dengan wayang kulit dan peluncuran Gerakan Sanggar Seni Sekolah di Secang.
Danantara DSI menargetkan platform tata kelola ekspor SDA mulai beroperasi 1 September 2026 dengan tiga komoditas senilai hampir US$70 miliar.
BMKG memprakirakan cuaca kota besar Indonesia pada Selasa didominasi berawan. Sejumlah wilayah berpotensi hujan ringan dan udara kabur.
Sebanyak 237 penyintas gempa Flores mulai pulang dari GOR Samador. Pemerintah menyiapkan bantuan rumah rusak hingga Rp30 juta.
Saham BMRI turun 0,47% ke Rp4.200 pada perdagangan 24 Agustus 2026 di tengah polemik rekening Supriyono alias Mas Botok.
Andre Rosiade meminta publik tak resah soal rekening Mas Botok dan menegaskan bank bekerja sesuai prosedur serta koridor hukum.