Dewas KPK Kaji Dugaan Pelanggaran Etik Staf KPK di Kasus Pemalang
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Ilustrasi mayat/Ist-Okezone
Harianjogja.com, JOGJA-Pasien positif Covid-19 di DIY yang meninggal dunia kembali bertambah. Terakhir dilaporkan pasien positif Covid-19 yakni Kasus 325, perempuan 61 tahun warga Sleman.
Juru Bicara Pemerintah Daerah (Pemda) DIY untuk penanganan Covid-19, Berty Murtiningsih, menjelaskan kasus positif meninggal yakni Kasus 325, perempuan 61 tahun warga Sleman, dengan penyakit komorbid remathoid atritis atau radang sendi rematik.
Dengan penambahan tersebut maka sudah 11 pasien positif Covid-19 di DIY yang meninggal dunia.
Apabila merujuk data resmi penanganan Covid-19 Pemda DIY https://corona.jogjaprov.go.id/, pasien Kasus 325 tersebut berasal dari Kecamatan Ngaglik. Pasien ini punya riwayat perjalanan dari Sidoarjo, Jawa Timur. Ia dinyatakan positif Covid-19 pada 3 Juli lalu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Pagar SDN Minomartani 2 di Ngaglik, Sleman, roboh saat jalan santai. Sebanyak 10 warga tertimpa dan dilarikan ke tiga rumah sakit.
Seskab Teddy mendorong anak putus sekolah kembali belajar melalui Sekolah Rakyat. Program ini disebut telah memberi akses pendidikan bagi 43.000 anak.
BGN mewajibkan ompreng MBG mencantumkan batas waktu konsumsi mulai pekan depan untuk memperkuat keamanan pangan dan mencegah keracunan.
Kekeringan kembali melanda Padukuhan Tirto, Kulonprogo. Warga berharap dropping air dan pembangunan sumur bor menjadi solusi jangka panjang.
Polisi menangkap pengedar sabu di Sukoharjo. Sebanyak 23 paket sabu seberat 9,37 gram dan sejumlah barang bukti disita.