Guru di Magelang Didorong Adaptif Hadapi Generasi Digital, Ini Tantangannya
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
Pusat gempa bumi pada Senin (20/7/2020) malam. /Ist-BMKG
Harianjogja.com, JOGJA-- Gempa bumi kembali terjadi di Jogja. Kali ini gempa bumi terjadi di laut selatan kawasan Kulonprogo, DIY.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMK) Yogyakarta menginformasikan Gempa bumi dengan kekuatan 3.2 magnitudo terjadi pada Senin (20/7/2020) malam pukul 21:01:37 WIB.
Lokasi gempa berada di 8.575 LS,109.87103 BT atau 90 km Barat Daya Kulonprogo DIY), dengan kedalaman 30 km di bawah permukaan laut.
Dari informasi yang dibagikan oleh akun twitter resmi BMKG Jogja, sejumlah warganet menanggapinya. Hampir semua mengatakan tidak merasakan adanya gempa bumi.
"Lah kulon progo, blas ra keroso," tulis akun @tiasaf_.
"kok aku ora keroso yaa ," tambah akun @junotmyname.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Guru di Magelang didorong meningkatkan kompetensi agar adaptif menghadapi generasi digital, AI, dan perubahan karakter peserta didik.
PMI asal Cililin, Bandung Barat, Sri Nurhaida Pratiwi, ditemukan selamat di UEA. Pemulangan menunggu proses pemeriksaan kepolisian.
Korlantas Polri menegaskan kabar SIM seumur hidup adalah hoaks. Masa berlaku SIM tetap lima tahun sesuai UU Lalu Lintas.
KRL INKA rangkaian kedelapan ditargetkan beroperasi 1 Desember 2026 setelah menjalani pengujian akhir pada 11 November.
BMKG memperingatkan potensi cuaca ekstrem di DIY pada 9-11 November 2026. Hujan sedang dan gelombang laut 2,5 meter perlu diwaspadai.
Hujan deras dan badai di Gaza merendam 70.000 tenda pengungsi Palestina. Ribuan keluarga kehilangan tempat berlindung.