Kasus Baru Covid-19 di DIY Didominasi Warga Sleman & Bantul, Ini Datanya

Ilustrasi. - Freepik
25 Juli 2020 17:07 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Warga Sleman dan Bantul kembali mendominasi penambahan kasus positif Covid-19.

DIY kembali mencatatkan penambahan jumlah 17 kasus positif Covid-19 per Sabtu (15/7/2020). Dengan demikian total positif Covid-19 di DIY sebanyak 536 kasus.

Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan jumlah kasus positif Covid-19 di DIY tambah 17 kasus per Sabtu (25/7/2020). Dari 17 kasus tersebut tercatat kasus dari Bantul ada enam kasus, Sleman tujuh kasus dan Gunungkidul empat kasus. Sedangkan Kota Jogja dan Kulonprogo hari ini tidak mencatatkan penambahan kasus.

”Hari ini terdapat tambahan 17 kasus positif, sehingga total kasus positif covid 19 di DIY menjadi sebanyak 536 kasus,” ungkapnya Sabtu (25/7/2020) sore.

Adapun 17 kasus itu terdiri atas Kasus 524, laki laki, 37 tahu asal Sleman dengan riwayat merupakan karyawan layanan kesehatan di Sleman. Kasus 525, laki laki, 55, Bantul, riwayat dari Jayapura. Kasus 526, laki laki, 35, Sleman, riwayat pernah kontak kasus positif.

Kemudian ada tiga kasus yang merupakan hasil screening dari karyawan pelayanan kesehatan di Gunungkidul yaitu Kasus 527, laki laki, 32, warga Bantul, Kasus 52, laki laki, 47 warga Gunungkidul dan Kasus 529, Perempuan,37 asal Gunungkidul.

Selanjutnya Kasus 530, laki laki, 43, warga Sleman riwayat dari Jakarta. Kasus 531, Perempuan, 44, Bantul, riwayat tracing kontak kasus 405. Kasus 532, laki laki, 63, Bantul riwayat tracing kontak kasus 426. Kasus 533, laki laki, 75, Bantul riwayat dari Jakarta. Kasus 534 laki laki, 47, Sleman riwayat masih dalam penelusuran. Kasus 535, laki laki, 50, Sleman, riwayat dari Jakarta.

Editor Metro TV Yodi Prabowo Diduga Bunuh Diri Akibat Pengaruh Obat Terlarang

Sedangkan penambahan ketigabelas adalah Kasus 536, laki laki, 59, Gunungkidul. Kasus 537, Perempuan, 56, Gunungkidul dan Kasus 538, perempuan, 26, warga Bantul dengan riwayat keduanya screening karyawan layanan kesehatan di Gunungkidul

“Untuk Kasus 539 dengan identitas laki-laki, usia 38 tahun warga Sleman dengan riwayat dari Gresik dan Kasus 540, laki laki, 32 tahun warga Sleman riwayat perjalanan dari Semarang,” ujarnya.