KPU Temukan Data Dukungan Ganda dalam Verifikasi Bapaslon Independen

Ilustrasi. - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
07 Agustus 2020 14:27 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, WONOSARI – KPU Gunungkidul kembali menemukan data dukungan ganda dari berkas perbaikan dukungan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) independen. Total dukungan ganda ini mencapai sekitar 11.000 pendukung. Sama seperti verifikasi faktual tahap satu, di masa perbaikan ini KPU juga akan menayangkan kepastian arah dukungan kepada warga yang tercantum sebagai pendukung ganda di kedua bapaslon.

Anggota KPU Gunungkidul, Andang Nugroho mengatakan, pihaknya sudah menyelesaikan verifikasi administrasi berkas dukungan perbaikan dari dua bapaslon independen. Hasil dari penelitian ini, berkas dukungan memenuhi syarat dari pasangan Anton Supriyadi-Suparno sebanyak 29.125 pendukung. Sedangkan untuk pasangan Kelick Agung Nugroho-Yayuk Kristiyawati mendapatkan dukungan yang memenuhi syarat sebanyak 39.349 pendukung.

BACA JUGA : Bakal Seru! Peserta Pilkada Gunungkidul Bisa 6 Pasangan 

Meski telah dinyatakan memenuhi syarat dan berhak maju ke tahapan verifikasi faktual, KPU masih menemukan data dukungan ganda baik internal maupun antar pasangan di berkas perbaikan yang diserahkan bapaslon. Adapun jumlahnya untuk pasangan Anton-Suparno sebanyak 11.100 pendukung, sedangkan kegandaan pasangan Kelick-Yayuk sebanyak 11.200 pendukung.

“Dukungan ganda di pasangan Kelick-Yayuk lebih banyak karena jumlahnya termasuk ganda internal,” katanya, Jumat (7/8//2020).

Andang menjelaskan, sama seperti verifikasi faktual tahap I, adanya dukungan ganda internal ini akan diselesaikan dengan menanyai langsung oleh masing-masing pendukung. Di tahapan tersebut, tim dari KPU akan memastikan arah dukungan apakah mendukung salah satu pasangan atau tidak mendukung kedua-duanya.

“Kalau memberikan salah satu dukungan, maka harus membuat surat pernyataan. Tapi, kalau tidak mendukung maka akan mengurangi jumlah dukungan yang dimiliki kedua bapaslon,” katanya.

Ditambahkan dia, temuan adanya dukungan ganda antar bapaslon bukan yang pertama. Pasalnya, pada saat penelitian berkas dukungan tahap pertama juga ditemukan warga yang mendukung kedua bapaslon sebanyak 9.182 pendukung.

BACA JUGA : Peluang Calon Independen Maju di Pilkada Gunungkidul

“Tidak langsung kami coret, karena saat verifikasi faktual akan ditanyai berkaitan dengan dukungan yang sebenarnya,” ujarnya.

Bakal Calon Bupati Independen, Anton Supriyadi mengatakan, tidak mempermasalahkan adanya dukungan ganda sebanyak 11.100 pendukung. Menurut dia, untuk verifikasi faktual tahap kedua akan fokus terlebih dahulu untuk data pendukung yang tidak bermasalah.

“Yang ganda kita sisihkan dulu karena diutamakan pendukung yang pasti. Saya yakin tanpa menghitung dukungan ganda, masih tetap bisa maju,” katanya.

Rencananya verifikasi faktual tahap kedua ini akan dilaksankaan 10-16 Agustus mendatang. Sebagai catatan pada saat verifikasi faktual tahap kesatu pasangan Anton-Suparno mendapatkan dukungan memenuh syarat sebanyak 26.804 pendukung. Untuk bisa maju, pasangan ini membutuhkan tambahan dukungan sebanyak 18.639 pendukung.

Hal sama juga terjadi di pasangan Kelick-Yayuk. Hasil verifikasi faktual tahap kesatu memperoleh dukungan memenuhi syarat sebanyak 21.433 pendukung, sehingga masih butuh dukungan sebanyak 24.010 orang. Di tahapan verifikasi faktual kedua ini sangat menentukan karena apabila bisa memenuhi syarat dukungan minimal 45.443 pendukung, maka bisa maju untuk pendaftaran. Namun apabila kurang dari syarat minimal, maka dinyatakan gugur.