Harusnya Horror Tayang di Bioskop, Debut Reza Arap Jadi Sutradara
Film Harusnya Horror karya debut Reza Arap sebagai sutradara resmi tayang di bioskop pada Kamis (20/8/2026).
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Keluarga Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat berduka. Gusti Bendara Raden Ayu (GBRAy) Murdokusumo wafat pada Sabtu (22/8/2020).
Berdasarkan informasi, almarhumah meninggal dunia pada Sabtu (22/8/2020) pukul 06.15 WIB.
Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Kraton Yogyakarta GKR Condrokirono membenarkan berita duka tersebut.
“Iya benar tadi pagi sedonya [wafatnya],” katanya saat dimintai konfirmasi Harianjogja.com.
Rencananya jenazah akan dimakamkan di Makam Keluarga Pasareyan Hastorenggo Kotagede Yogyakarta. Berangkat dari rumah duka Jalan Kemitbumen No. 2, Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta sekitar pukul 15.30 WIB.
“Iya nanti akan di makamkan di Kotagede,” kata GKR Condrokirono.
Almarhumah GBRAy Murdokusumo memiliki nama kecil BRA Sri Murdiyatun. Dalam silsilah keluarga Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat almarhumah merupakan putri kedua Sri Sultan Hamengkubuwono IX dari istri Bendara Raden Ayu (BRA) Pintakapurnama.
Adapun hubungan dengan Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengkubwono X, almarhum merupakan kakak.
“[Almarhumah] Putra HB IX nomer dua, putra putrinipun bapak [HB IX] itu nomer satu sampai empat putri sedaya [semua], kulo [Saya] nomer 9 [Sembilan],” kata GBPH Prabukusumo yang juga Adik Kandung Sri Sultan HB X melalui pesan singkat ponselnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Film Harusnya Horror karya debut Reza Arap sebagai sutradara resmi tayang di bioskop pada Kamis (20/8/2026).
Dua penyu ditemukan mati di Pantai Sepanjang dan Nglolang Gunungkidul dalam dua hari. Bangkai langsung dievakuasi dan dikubur.
PSS Sleman resmi melepas Muhammad Kanu Helmiawan ke Persiku Kudus dengan status transfer permanen jelang Super League 2026/2027.
BNPB mengintensifkan OMC untuk memicu hujan guna membantu pemadaman karhutla Kalimantan dan menyiagakan 30 helikopter.
Pemerintah membagi penanganan karhutla per wilayah dan memprioritaskan enam provinsi, dengan pengerahan 12.880 personel.
Regrouping SDN Hargomulyo dengan SDN Banjaran dibatalkan Disdikpora Kulonprogo setelah mendapat penolakan warga karena lokasi sekolah lebih jauh.