4.587 Lowongan Kerja Dibuka di Job Fair Jateng, Ini Rinciannya
Job Fair Jateng digelar 20-21 Agustus 2026 dengan 4.587 lowongan dari 30 perusahaan dan 257 jabatan untuk berbagai lulusan.
Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti
Harianjogja.com, JOGJA--Pemerintah Kota Yogyakarta akan meminta saran dari Gubernur DIY Sri Sultan HB X terkait pemanfaatan rumah susun sewa di Kelurahan Bener sebagai shelter penanganan COVID-19 untuk pasien tanpa gejala, mengingat kapasitas tempat yang terbatas.
“Kapasitas di shelter tersebut adalah 42 unit dengan 84 kamar. Tentunya jumlah tersebut terbatas, maka perlu saran dari Gubernur DIY terkait pemanfaatannya sebelum dioperasionalkan,” kata Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti di Yogyakarta, Senin (21/9/2020).
Apabila seluruh pasien terkonfirmasi positif tanpa gejala memanfaatkan selter tersebut, maka kapasitas yang disediakan akan langsung penuh, bahkan kurang.
“Sekarang saja ada sekitar 90 pasien tanpa gejala. Mungkin jumlahnya akan terus bertambah karena kecenderungan temuan kasus akhir-akhir ini adalah pasien tanpa gejala,” katanya.
Dengan demikian, kata Haryadi, tidak semua pasien terkonfirmasi positif yang tidak menunjukkan gejala sakit akan dibawa untuk dirawat di selter tersebut.
Pemerintah Kota Yogyakarta kemudian menyusun sejumlah kriteria bagi pasien tanpa gejala yang akan diprioritaskan dirujuk untuk menjalani isolasi di selter tersebut.
Sejumlah kriteria tersebut di antaranya, warga masyarakat tidak mampu, warga berusia lanjut, dan anak-anak. Ketiga kelompok tersebut dinilai akan mengalami kesulitan jika harus menjalani isolasi mandiri di rumah.
“Jika ada pasien tanpa gejala, maka harus dilakukan penyusunan profil mereka seperti apa. Bagaimana kondisi kesehatannya, bagaimana kondisi rumahnya dan apakah memungkinkan atau tidak untuk menjalani isolasi mandiri di rumah dengan baik. Jika bisa melakukan isolasi di rumah, maka mereka akan menjalani isolasi di rumah,” katanya.
Secara fisik, Haryadi memastikan, rumah susun tersebut sudah siap 100 persen untuk dioperasionalkan sebagai selter penanganan COVID-19.
“Kesiapan fisik sudah dipenuhi semua. Dan yang penting adalah seluruh pasien yang menjalani isolasi harus mematuhi tata tertib yang ditetapkan,” katanya.
Ketertiban pasien mematuhi aturan tersebut, lanjut Haryadi, merupakan upaya untuk menjaga agar pasien bisa memulihkan kesehatannya dan tidak menularkan penyakit ke orang lain.
“Begitu ada saran dan Gubernur DIY memberikan lampu hijau, maka kami akan segera membuka selter tersebut. Saya kira penanganan di selter ini akan sangat baik dan memenuhi standar protokol kesehatan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Job Fair Jateng digelar 20-21 Agustus 2026 dengan 4.587 lowongan dari 30 perusahaan dan 257 jabatan untuk berbagai lulusan.
Tito Karnavian menegaskan larangan membuka lahan dengan cara membakar tanpa kecuali melalui Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2026.
Isi chat dugaan cashback Rp4.000 per kilogram pengadaan telur SPPG di Sukoharjo viral. BGN akan mengecek dugaan tersebut.
OIKN meminta warga melaporkan titik api di IKN melalui aplikasi IKNOW di tengah ancaman karhutla akibat fenomena El Nino.
Bareskrim menyebut 72 tersangka karhutla diduga sengaja membakar hutan dan lahan untuk membuka perkebunan sawit.
TNI AU dan BNPB mengevakuasi korban gempa NTT dengan helikopter. TNI AL juga melakukan operasi medis di KRI dr. Soeharso-990.