Penanganan Limbah Pasien OTG di Kota Jogja Diserahkan Pihak Ketiga

Gubernur DIY Sri Sultan HB X didampingi Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti meninjau langsung shelter Rusunawa Bener, Selasa (22/9 - 2020)/Ist / Diskominfo Kota Jogja
24 September 2020 13:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Jogja Share :

Harianjogja.com, UMBULHARJO--Limbah dari pasien orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 yang sedang melakukan isolasi mandiri di Rusunawa Bener, Tegalrejo, Jogja juga tidak luput dari perhatian gugus tugas penanganan Covid-19 kota Jogja. Pemkot Jogja bekerjasama dengan pihak ketiga dalam upaya penanganan limbah.

Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi mengatakan limbah bersifat infeksius yang berasal dari pasien OTG Covid-19 yang berada di Rusunawa Bener tidak akan dibiarkan terbuang begitu saja hingga mengakibatkan terjadinya penularan Covid-19 bagi yang tidak sengaja bersentuhan dengan limbah tersebut.

BACA JUGA : Ditinjau Sultan, Shelter Rusunawa Bener Siap Tampung OTG

"Jadi, untuk limbah yang bersifat infeksius itu nanti kita serahkan ke pihak ketiga yang memang berkompeten dalam memilah limbah yang bersifat infeksius maupun yang non infeksius, jadi tidak bisa ditangani oleh sembarang pihak," ujar Heroe Poerwadi, Rabu (23/9/2020).

Urusan limbah pasien Covid-19 memang tidak bisa dianggap enteng. Apalagi, Rusunawa Bener berada di sekitar permukiman warga. Dikhawatirkan, limbah yang tidak terkelola dengan baik akan mengakibatkan terjadinya penularan Covid-19.

"Perlakuan limbah sendiri sama dengan perlakuan limbah medis yang ada di setiap rumah sakit. Jadi, ndak mungkin terjadi penularan Covid-19," sambung Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Pemkot Jogja.

Lebih lanjut, terkait dengan logistik bagi OTG juga tidak luput dari perhatian Pemkot Jogja. Logistik menjadi urusan yang tidak bisa dikesampingkan. Mengingat asupan gizi bagi pasien Covid-19 juga penting untuk terus diasup guna mendukung kesembuhan.

BACA JUGA : Kapasitas Shelter Rusunawa Bener untuk Tampung OTG 

"Logistik dan semuanya yang menyediakan kita, dari Dinsos Kota Jogja," imbuh Heroe.

Walikota Jogja Heroe Poerwadi sebelumnya juga mengatakan jika gugus tugas tidak menutup mata terkait dengan ketersediaan selter bagi nakes yang ikut terpapar Covid-19. Pihaknya tidak memungkiri jika sejumlah nakes di Jogja ikut terpapar Covid-19.