Sri Sultan Ingatkan Penghargaan Bukan Tujuan Akhir
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menorehkan catatan positif dengan maraih dua prestasi sekaligus dalam pembangunan nasional.
Deklarasi sukarelawan KS Sembada-Ist
Harianjogja.com, SLEMAN--Untuk menyukseskan dan memenangan pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cwabup) Kustini Sri Purnomo dan Danang Maharsa dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sleman 9 Desember 2020, para sukarelawan yang tergabung dalam Relawan Kustini-Danang (KD) Sembada dideklarasikan dan dikukuhan.
Deklarasi dan pengukuhan Relawan KD Sembada dengan anggotaa yang tersebar di wilayah Kecamatan Mlati, Minggir, Moyudan, Goden, Gamping dan Seyegan itu dilakukan di Joglo Wulandari, Margoagung, Moyudan, Minggu (27/9/2020) tersebut dihadiri pasangan Cabup-Cawabup Dra Hj Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa SE serta Sekretaris DPD PDI Perjuangan DIY GM Totok Hedi Santosa serta 50 relawan yang mewakil 500 Relawan KD Sembda.
Menurut Pelaksana dan Penanggungjawab kegiatan Kelik Paran, deklarasi dan pengukuhan Relawan KD Sembada merupakan salah satu bentuk konsolidasi dukungan dari masyarakat umum yang tergabung dalam relawan-relawan pendukung KSP-Danang Maharsa menuju pintu gerbang kemenangan dalam Pilkada Sleman 2020.
Selain dihadiri pasangan Cabup-Cawabup yang diusung PDI Perjuangan dan PAN dengan dukungan Partai Gelora serta beberapa partai tersebut, juga dihadiri Ketua DPC PDIP Sleman Koeswanto, 50 perwakilan Relawan KD Sembada dan Satgas Cakrabuana PDIP Sleman.
"Para relawan ini tidak hanya berisi kader PDI Perjuangan tetapi juga dari berbagai partai pendukung dan berbagai elemen masyarakat," kata Kelik Paran.
Sementara GM Totok Hedi Santosa yang juga selaku Komadan Tempur Pilkada Sleman 2020 mengatakan bahwa setiap warga negara bersamaan kedudukan dalam hukum dan pemerintahan maka siapa pun dapat mencalonkan diri dalam kontestasi pilkada, termasuk Ibu kustini dan Mas Danang Maharsa.
Karena itu, Tohed-sapaan akrab Totok Hedi-berharap dengan jumlah relawan yang ada harus bergotong-royong, solid bergerak mendukung dan memperjuangkan kemenangan Kustini-Danang Maharsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menorehkan catatan positif dengan maraih dua prestasi sekaligus dalam pembangunan nasional.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter. Ekonom nilai langkah ini realistis untuk menjaga APBN dan ketahanan fiskal.
Harga Pertamax naik jadi Rp16.250 per liter mulai Juni 2026, sementara Pertalite tetap Rp10.000. Simak daftar lengkap BBM terbaru di sini.
Jadwal KRL Jogja–Solo 11 Juni 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek semua jam keberangkatan di sini.
PDAM Sleman jamin pasokan air bersih saat libur sekolah 2026 untuk hingga 450 ribu wisatawan, sekaligus antisipasi kemarau.
DIY kekurangan dokter paru, baru 37 dari kebutuhan 160. Akses layanan pasien terhambat, fasilitas kesehatan jadi sorotan.