Fasilitas Umum di Malioboro Rusak Usai Pecah Bentrok Polisi & Mahasiswa

Kondisi Malioboro setelah demo berujung bentrok pada Kamis (8/10/2020)-Harian Jogja - Gigih M Hanafi
08 Oktober 2020 18:37 WIB Gigih M Hanafi Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Kondisi kawasan Malioboro di jantung Kota Jogja porak poranda setelah pecah bentrok antara mahasiswa dan polisi saat demonstrasi mengecam pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker), pada Kamis (8/10/2020) siang hingga sore.

Pantauan Harianjogja.com di lokasi kejadian, kerusakan terjadi pada sejumlah fasilitas di Malioboro. Rambu-rambu lalu lintas, pembatas jalan, fasilitas cuci tangan tampak berserakan di jalanan.

BACA JUGA: Bertambah 51 Kasus Baru, Positif Covid-19 di DIY Hari Ini Naik Jadi 2.904

Tak hanya itu kaca gedung DPRD DIY yang ada di Malioboro pecah terkena lemparan batu. Batu-batu itu dilemparkan dari arah utara atau dari kawasan tanah kosong bekas lahan Dinas Pariwisata.

Bentrokan tak terhindarkan setelah polisi memaksa pendemo bubar saat waktu telah menunjukkan sore hari. Pendemo dipukul mundur hingga ke depan Statsiun Tugu, Jalan Pasar Kembang hingga Jalan Mataram.