Sah Diteken Sultan, UMP DIY Tahun Depan Naik Rp60.392

Ilustrasi buruh. - Antara
31 Oktober 2020 16:47 WIB Bhekti Suryani Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY telah memutuskan secara sah menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2021 untuk wilayah DIY senilai Rp1.765.000.

Jumlah itu naik sebesar 3,54% dari UMP yang berlaku tahun ini. Bila dibandingkan dengan UMP 2020 sebesar 1.704.608 artinya ada kenaikan sebesar Rp60.392 dibanding tahun ini.

Kenaikan UMP 2021 itu ditetapkan melalui surat keputusan yang ditandatangani Gubernur DIY Sri Sultan HB X. Kabar kenaikan UMP itu disampaikan Ketua Dewan Pengupahan Provinsi DIY Aria Nugrahadi melalui siaran pers, Sabtu (31/10/2020).


"Pada hari ini Sabtu [31/10/2020], Gubernur DIY telah menandatangani Keputusan Gubernur DIY No.319/KEP/2020 tentang Penetapan UMP DIY 2021," kata Aria Nugrahadi melalui rilis, Sabtu.

BACA JUGA: Kenaikan UMP Masih Tunggu SK Gubernur

Keputusan Gubernur menaikkan UMP sebesar 3,54% itu mempertimbangkan rekomendasi dari Dewan Pengupahan DIY yang diputuskan melalui sidang pleno pada Jumat (30/10/2020).

Sidang pleno Dewan Pengupahan terdiri dari unsur pemerintah, pekerja/buruh dan pengusaha. "Dengan mempertimbangkan peningkatan perekonomian bagi pekerja dan kelangsungan usaha pada saat pandemi Covid-19 serta untuk menjaga stabilitas dan menciptakan hubungan industrial yang kondusif," kata dia.

Adapun rekomendasi Dewan Pengupahan tersebut sebelumnya mengusulkan kenaikan UMP sebesar 3,33%. Angka itu berdasarkan kajian tenaga ahli menggunakan data Badan Pusat Statistik (BPS) berbasis pertumbuhan ekonomi dan inflasi nasional serta sebesar 4% berdasarkan permintaan dari unsur buruh.

"Adapun dari unsur pengusaha tidak keberatan atas kenaikan UMP sebesat 3,33% hasil kajian tenaga ahli," ujarnya.

Adapun UMP sebesar Rp1.765.000 yang telah ditetapkan Gubernur berlaku mulai 1 Januari 2020.