Curah Hujan Meningkat Akibat La Nina, Ini Imbauan BMKG

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati (kedua dari kiri) saat melakukan penanaman alpukat dalam kegiatan FGD Sekolah Lapang Iklim di Rest Area Gubuk Gede, Kalurahan Ngalang, Gedangsari. Selasa (3/11/2020). - Harian Jogja/David Kurniawan.
03 November 2020 20:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL--Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan, adanya fenomena Lanina mengakibatkan curah hujan meningkat sekitar 40% dari biasanya. Hal ini harus diwaspadai agar tidak menimbulkan bencana atau pun kegagalan dalam masa panen.

“Sekolah iklim ini penting untuk memberikan pemahaman kepada petani berkaitan dengan cuaca ektrem,” katanya dalam pelaksanaan sekolah lapang iklim di Rest Area Gubuk Gede di Kalurahan Ngalang, Gedangsari, Gunungkidul Selasa (3/11/2020).

BACA JUGA : La Nina Membuat Curah Hujan Meningkat hingga 40

Menurut Dwikorita, tingginya curah hujan diakibatkan Lanina juga berpotensi terjadi tanah longsor seperti di kawasan Gedangsari. Untuk antisipasi dilakukan dengan cara membuat drainase yang bagus di lereng perbukitan sehingga mengurani terjadinya genangan.

 “Nomor satu mengatur tata air, jangan sampai air hujan yang meresap di dalam lereng tersumbat, jadi perlu adanya drainase. Selain itu, bisa dilakukan dengan menanam tanaman yang mampu menerap air seperti akar wangi dan lain sebagainya untuk antisipasi,” katanya.

BACA JUGA : BMKG Jogja Minta Masyarakat Kulonprogo Waspada Dampak